Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

DPRD Poso Belajar Pengelolaan Keuangan di Parimo

STUDI BANDING - Anggota DPRD Parimo saat menerima kunjungan pihak DPRD Poso di ruang rapat Ketua DPRD Paimo. Senin, (14/12/2020). Foto : ASWADIN/PE

PALU EKSPRES, PARIMO–  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menerima kunjungan pihak DPRD Kabupaten Poso, Senin (14//12/2020).
Kunjungan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Poso tersebut, untuk studi banding mengenai penerapan dua Peraturan Pemerintah (PP) yang dilaksanakan di daerah itu.

Kunjungan anggota DPRD Poso ini diterima langsung oleh Ketua DPRD Parimo, Sayutin Budianto, didampingi Wakil Ketua II Sugeng Salilama bersama sejumlah anggota DPRD Parimo lainnya, berlangsung di ruang rapat Ketua DPRD.
Adapun dua Peraturan Pemerintah yang dimaksud adalah PP Nomor 90 tahun 2019 tentang Penyusunan Anggaran dan PP Nomor 33 Tahun 2020 tentang Standar Perjalanan Dinas.
Ketua DPRD Parimo, Sayutin Budianto mengatakan, kedatangan anggota DPRD Poso itu, menanyakan apakah Parigi Moutong telah menerapkan peraturan pemerintah tersebut dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Jadi, kita DPRD sudah mengacu pada ketentuan dan tidak lagi seperti dahulu sistem yang digunakan dalam pengelolaan keuangan daerah,” ujar Sayutin.
Dalam penerapan kedua peraturan pemerintah itu jelasnya, DPRD Parimo telah mengganti seluruh mekanisme yang lama seperti, perjalanan harus mengacu pada basis kinerja.
Kemudian, metode penyusunan anggaran menggunakan sistem belanja operasi dan jasa. Ia mengungkapkan, mulai tahun 2021 pengelolaan keuangan sepenuhnya menggunakan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) yang secara langsung terkoneksi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Dua Kementerian ini tahu kalau ada program yamg diganti ditengah jalan. Sebab, ini berbasis online dan tersistem, maka Pemda harus berhati-hati, bahkan DPRD pun begitu,” tegas Sayutin.
Sistem ini tambahnya, berlaku mulai 1 Januari tahun 2021, kemudian untuk tahun 2020 ini, masih sebatas penyempurnaan. Sehingga, semuanya harus berubah baik, nomenklatur dan lainnya. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital