Oleh Hasanuddin Atjo
Pemilihan Gubernur, Pilgub Sulteng tahun 2020 telah usai. Berdasarkan hasil hitung cepat, quick count dan hitung manual, real count di KPU telah memenangkan pasangan calon (Paslon) Rusdi Mastura-Ma’mun Amir atas Paslon Hidayat Lamakarate-Bartholemeus Tandigala dengan beda suara yang signifikan sekitar 20 persen.
Tertitip harapan besar masyarakat Sulteng terhadap gubernur-wakil gubernur terpilih di Pilkada 2020, akan sejumlah perubahan seperti perbaikan fiskal daerah (daya atau kemampuan belanja daerah), penurunan angka kemiskinan dan ketimpangan pendapatan yang tinggi, serta perbaikan sejumlah indikator kinerja pembangunan daerah yang dinilai masih rendah.
Sejumlah janji, visi dan misi Rusdi-Makmun yang disampaikan saat sosialisasi maupun debat, idealnya diakomodir dalam dokumen RPJMD tahun 2021-2025 dan harus segera disusun oleh Badan Perencanaan Pembangunan Derah (Bappeda) Sulawesi Tengah. Masukan dari tim ahli yang dibentuk gubernur terpilih terhadap penyusunan RPJMD itu menjadi penting dan strategis.
RPJMD ini akan menjadi acuan bagi kabupaten/kota dalam menyusun RPJMDnya dan pedoman didalam pelaksanaan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang disusun setiap tahunnya. Dan salah satu permasalahan yang sering ditemui adalah kurang jelasnya “benang merah” antara RKPD dan RPJMD saat dievaluasi. Karena itu evaluasi RKPD kabupaten dan kota oleh Pemerintah Provinsi menjadi sangat penting dan strategis.
Diharapkan benang merah saat dievaluasi dapat terbaca dengan jelas sehingga sejumlah harapan dari masyarakat atas gubernur dan wakil gubernur terpilih dapat menjadi sebuah kenyataan. Proses perencanaan pembangunan tingkat provinsi sudah saatnya memakai pendekatan filisofi “Kereta Kuda” yang bermakna bahwa awalnya provinsi mendorong kabupaten kota agar bisa berlari lebih cepat dan saatnya nanti provinsi ditarik oleh kabupaten/kota yang sudah maju dan mandiri.
Filosofi “kereta kuda” juga telah diterapkan oleh pemerintah provinsi (perfektur) di Jepang terhadap kota kota di wilayahnya. Dengan filisofi ini di saatnya nanti kota kota maju dan mandiri menarik perfektur dan selanjutnya ferfektur menarik kota kota yang belum maju. Dengan kata lain bahwa perfektur menjadi inter koneksi antara kota maju dengan kota yang belum maju. Dengan filisofi seperti ini pemekaran kota di Jepang secara umum berlangsung sukses.
Bukan hanya penyusunan RPJMD 2021-2025 yang implementatif dan membawa sebuah perubahan dan Kemajuan. Gubernur bersama wakil Gubernur diakhir jabatannya diharap mampu mempersiapkan secara baik rancangan RPJPD Teknokratik 2025-2045 sebagai poin poin penting dalam menyusun RPJPD 2025-2045 oleh Gubernur terpilih di Pilkada berikutnya.
RPJPD tahun 2025-2045 menjadi penting bagi Sulteng mengingat beberapa pertimbangan. Pertama menurut Pricewaterhouse Cooper bahwa di tahun 2045 kekuatan ekonomi Indonesia akan berada di peringkat 5 dunia dengan PDB sebesar US$ 7 triliun dari PDB saat ini US$ 1 triliun. Dan kira berharap Sulteng menjadi bagian Indobesia Hebat.
Kedua, bahwa Sulteng dikarunia oleh SDA yang memiliki keunggulan komparatif dan kompetetif untuk produksi pangan, energi (gas dan baterai lithium) serta pariwisata alam maupun buatan. Mengutip pernyataan Soekarno, Presiden RI pertama “ Siapa yang menguasai pangan dan energi, maka dia akan menguasai dunia”
Ketiga bahwa bonus demografi di 2030 juga harus dipersiapkan lebih baik karena angkatan kerja di tahun tesebut didominasi oleh generasi milenial. Tuntutan digitalisasi tidak bisa ditawar tawar lagi mulai proses perencanaan, pendampingan serta pengendalian dan pengawasan.
Dari sejumlah dialog dengan Rusdi Mastura, petinggi partai pengusung serta sejumlah tokoh di daerah dan dari luar daerah tertangkap kesan bahwa pasangan Gubernur terpilih Rusdi Mastura dan Makmun Amir memiliki keinginan yang kuat untuk merancang agar Sulteng bisa lebih maju. Ini diindikasikan dengan harapan Rusdi Mastura agar diberi masukan dan dikritisi, bahkan akan membentuk sebuah tim percepatan pembangunan daerah seperti yang dilakukan oleh beberapa provinsi maju kainnya
Mudah-mudahan terjemahan saya tidak meleset, dan semua tentunya berharap bahwa apa yang menjadi janji dan visi misi Rusdi Mastura dan Makmur Amir dapat terealisasi. SEMOGA.






