Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Bantu Atasi Problem Sampah, IMIP Hibahkan Incinerator ke Pemda Morowali


Morowali, PaluEkspres.com – Kawasan Industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) berkomitmen mengatasi persoalan sampah di Kecamatan Bahodopi, Morowali, Sulawesi Tengah. Selain menjalankan program tanggung jawab sosial, hal itu terwujud dari sumbangsih berupa bantuan berupa mesin incinerator atau penghancur sampah residu.

Dalam sambutannya, Irsan Widjaja mengatakan, unit incinerator tersebut mampu mengolah sampah residu sebanyak 40 ton per hari. Sampah residu merupakan komponen sampah-sampah yang telah melalui proses pemilahan dan tidak bisa diolah kembali, baik melalui daur ulang, pengomposan, atau pemadatan.

“Penyerahan hibah insinerator ini merupakan komitmen PT IMIP dan tenant-tenant yang ada di Kawasan Industri IMIP terhadap persoalan sampah di Morowali. Kami berharap agar aset ini bisa dirawat dan digunakan seoptimal mungkin,” ucap Irsan.

Selain terdapat di Desa Bahomakmur, nantinya juga akan di kembangkan di Desa Makarti Jaya, dengan kapasitas jumlah mengolah sampah yang sama. Masing-masing area lahan untuk pengembangan lokasi unit incinerator mencapai seluas 5 hektare. Hibah ini dijalankan melalui peran Yayasan IMIP Peduli dengan total investasi per unit incinerator sebesar U$D 1,5 juta atau hampir setara Rp24,6 miliar (kurs Rp 16.310 per dolar AS).

Data Dinas Lingkungan Hidup Morowali memperkirakan, total produksi sampah di wilayah Kecamatan Bahodopi mencapai 137 ton setiap hari. Diharapkan dengan operasional incinerator dapat mempercepat penanganan sampah permukiman di Bahodopi.

Dalam penandatanganan berita acara serah-terima incinerator ini, Pj. Bupati Morowali Yusman Mahbub menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan perhatian PT IMIP dalam membangun pertumbuhan masyarakat Morowali, termasuk dalam menangani masalah sampah. Menurut Yusman, pemberian hibah ini merupakan langkah baru untuk menyelesaikan persoalan sampah di Morowali, utamanya di Bahodopi.

“Paling tidak dengan dua unit incinerator bisa menyelesaikannya. Tapi ini bukan akhir. Kita akan mengevaluasi terus terkait produksi sampah di Kabupaten Morowali dengan melakukan evaluasi-evaluasi penanganan sampah per wilayah se-Kecamatan Bahodopi,” tuturnya. (***/bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital