Sabtu, 16 Mei 2026
Palu  

Pengurus Pusat IAPA: Wacana Penghapusan KASN, Kemunduran Cara Berpikir

Akademisi Untad Dr. Slamet Riyadi Cante, M.Si. Foto: RadarSulteng

PALU EKSPRES, PALU- Akademisi Kebijakan Publik Universitas Tadulako (Untad) Palu, Dr. Slamet Riyadi Cante, M.Si menilai wacana dan gagasan penghapusan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) oleh Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia merupakan kemunduran cara berpikir.
“Ini merupakan pemikiran mundur dalam kerangka mendorong profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN),” kata Slamet Riyadi melalui keterangan tertulis yang diterima media ini, Rabu (3/2/2021).
Pengurus Pusat Indonesian Association for Public Administration (IAPA) itu menjelaskan keberadaan KASN justru sangat bermanfaat dalam kerangka melakukan pengawasan terhadap kerja ASN dan peran kepala daerah dalam melaksanakan promosi dan rotasi jabatan yang cenderung tidak berdasarkan merit system (profesional) tetapi lebih cenderung dengan pola spoil system (koneksi politik).
“Seharusnya peran KASN lebih diperkuat sampai ke level daerah, bukan sebaliknya ingin dihapuskan,” ujarnya.
Menurut mantan Dekan Fisip Untad ini, rencana penghapusan KASN tersebut menunjukkan kurangnya komitmen dan konsistensi para pengambil kebijakan, utamanya DPR RI dalam membangun profesionalisme ASN jika wacana itu ditindaklanjuti.
Bahkan terkesan ingin melegalkan praktik jual beli jabatan karena ketiadaan KASN sebagai lembaga yang mengawasi dan mengawasi kerja-kerja para ASN sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Idealnya DPR RI menolak gagasan ini demi kepentingan publik karena peran KASN sangat penting bahkan mesti lebih diperkuat lagi,” ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Syamsurizal mengusulkan penghapusan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dalam lima poin pandangan Komisi II DPR RI terhadap Rancangan Undang-Undang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. “Tiga, penghapusan lembaga KASN. Fungsi tugas dan wewenang Komisi Aparatur Sipil Negara pada Rancangan Undang-Undang Perubahan atas Undang-Undang ASN dihapus, untuk selanjutnya dilekatkan kembali kepada Kementerian,” kata Syamsurizal dalam Rapat Kerja Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen RI, Senayan, Jakarta, Senin (18/1/2021).
Rapat kerja tersebut dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Edward Eddy Hiariej.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI pengganti Arwani Thomafi yang saat ini menjadi Wakil Ketua Komisi V DPR RI itu mempertanyakan urgensi KASN di depan para menteri tersebut.
Ia mengatakan di dalam UU ASN, KASN ditunjuk menjadi lembaga non-struktural yang mengawasi pelaksanaan norma dasar kode etik dan kode perilaku ASN serta penerapan sistem merit dalam manajemen ASN.
“Persoalannya, menurut ketentuan KASN (dalam UU ASN) ini, terletak pada urgensinya. Penjelasan UU ASN sama sekali tidak menjelaskan pentingnya pembentukan lembaga non-struktural dibandingkan misalnya dengan pelaksanaan tugas, fungsi, dan wewenang pengawasan dan penjatuhan sanksi yang selama ini dijalankan oleh Kementerian PAN-RB,” kata Syamsurizal.
Ia menambahkan apabila Kementerian PAN-RB merasa tugas, wewenang, dan fungsi yang dimiliki selama ini tidak berjalan secara baik, maka tidak serta merta solusinya membentuk lembaga baru.
“Melainkan, pertama-tama dengan penguatan serta perbaikan kinerja, koordinasi, dan akuntabilitas dari Kementerian,” kata Syamsurizal. (bid/ant/palu ekspres)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan