oleh

Penguatan Kualitas dan Kapasitas Jaringan, Telkomsel Menambah 263 Unit BTS 4G/LTE

PALU EKSPRES, JAKARTA– Pada Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1442 H ini, pengamanan operasional jaringan Telkomsel sebagai antisipasi lonjakan trafik komunikasi. Khususnya akses broadband untuk konektivitas digital akan difokuskan di wilayah residensial, rumah ibadah, rumah sakit penanganan COVID-19, titik transit transportasi seperti bandara, terminal bus, pelabuhan, jalur penyaluran logistik, serta area spesial lainnya seperti pusat pelayanan publik.
Telkomsel memperkirakan akan tetap terjadi pergerakan yang cukup signifikan pada trafik komunikasi di momen Ramadhan dan Idul Fitri 2021 ini jika dibandingkan dengan hari normal di 2021. “Trafik layanan broadband diprediksi akan tumbuh sebesar 8,54%, sedangkan trafik layanan panggilan suara dan SMS diproyeksi akan mengalami peningkatan sebesar 3,14% dan 2,95%,” kata kata Direktur Network Telkomsel, Nugroho melalui keterangan tertulis yang diterima media ini, Senin (12/4/2021).
Proyeksi tersebut kata Nugroho, terutama didasari dengan semakin cepatnya perubahan perilaku masyarakat dalam mengadopsi pemanfaatan layanan digital untuk mendapatkan kemudahan dan pengalaman lebih dalam menjalani aktivitas keseharian, khususnya di tengah pandemi COVID-19.
Memahami hal tersebut lanjutnya, Telkomsel secara proaktif telah menjalankan berbagai upaya penguatan kualitas dan kapasitas jaringan, dengan mengoperasikan tambahan 63 unit Compact Mobile BTS (COMBAT) dan menambah kapasitas internet capacity menjadi 8,07 Tbps. Selain itu, hingga April 2021, Telkomsel juga telah menggelar tambahan 263 unit BTS 4G/LTE baru, sehingga secara keseluruhan Telkomsel kini telah mengoperasikan lebih dari 236.000 unit BTS, yang sebagian besarnya telah didukung teknologi broadband 3G dan 4G/LTE. Selain itu, lebih dari 50 kota/kabupaten di Indonesia juga telah terlayani layanan VoLTE.
Selain mematangkan infrastruktur di titik-titik dengan potensi pertumbuhan trafik komunikasi yang siginfikan tambahnya, Telkomsel juga telah menjalankan uji jaringan (drive test) untuk memastikan kualitas dan kestabilan dari jaringan broadband Telkomsel secara merata dan kontinu di seluruh titik populasi di penjuru negeri.
“Pada uji jaringan tahun ini, total jarak tempuh dari inisiatif pengujian jaringan tersebut mencapai 15.135 km yang meliputi 57 ruas tol termasuk sejumlah ruas yang baru beroperasi di seluruh wilayah di Indonesia. Berdasarkan kegiatan uji jaringan tersebut, secara umum Telkomsel mencatatkan hasil “BAIK” di tiap parameter performa,” ujarnya.
Persiapan Telkomsel dalam menyediakan jaringan yang prima di RAFI tahun ini pun dilengkapi dengan aktivitas pengamatan dan penanganan jaringan yang mayoritas dilakukan secara virtual. Implementasi virtual monitoring dijalankan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pada pengawasan jaringan, berkaca dari inisiatif serupa yang sudah dijalankan pada RAFI 2020 lalu. Selain itu, virtual monitoring juga menjadi salah satu penguat transformasi digital Telkomsel sebagai leading digital telco company untuk menerapkan cara kerja baru dan menciptakan lingkungan kerja yang adaptif dan agile.
“Kami terus berharap, upaya pengamanan kualitas jaringan yang telah dilakukan Telkomsel dapat mendukung masyarakat yang akan menjalani momen RAFI tahun ini secara khusyuk dengan tetap mematuhi kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah untuk menekan penyebaran virus COVID-19,” kata Nugroho. (***/bid/palu ekspres)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed