Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Edaran Wali Kota Segera Tempati Huntap Duyu, Ini Kata Legislator Palu

Mohamad Imam Darmawan. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, PALU – Anggota DPRD Palu Mohammad Imam Darmawan menilai surat edaran Wali Kota Palu terkait desakan bagi penyintas untuk segera menempati Hunian Tetap (Huntap) di Kelurahan Duyu, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), terkesan memaksakan kehendak.

Imam menilai, sebelum edaran itu dikeluarkan, wali kota sebaiknya meninjau terlebih dahulu kondisi Huntap. Sebab sejauh ini fasilitas dasar di Huntap belum sepenuhnya lengkap. Utamanya fasilitas air bersih.

“Bagaimana orang-orang mau tempati Huntap kalau fasilitas di dalamnya belum terpenuhi,” kata Imam sapaan akrabnya, Ahad (11/7/2021).

Dalam poin 2 surat edaran wali kota tersebut, wali kota menegaskan bahwa jika sampai tanggal 10 Juli 2021 penyintas yang belum menempati Huntap, maka bantuan Huntap akan ditarik kembali.

“Harusnya pak wali cek dulu ke lokasi. Jangan asal keluarkan surat edaran. Jangan kita bebani lagi mereka,” tekannya.

Karenanya, ia berharap surat edaran itu dapat ditinjau kembali. Sambil meminta pemerintah untuk memenuhi fasilitas dasar Huntap sebelum menyuruh masyarakat untuk menempati Huntap.

“Penuhi dulu kebutuhan dasar di Huntap, baru suruh warga untuk menempatinya,” pungkasnya.

Anggota DPRD Palu Marcelinus juga sependapat dengan koleganya. Menurut Marcelinus, penyintas tidak boleh dipaksakan menempati Huntap jika fasilitas dasarnya belum terpenuhi.

Sementara itu, Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Palu, Bambang Sabarsyah menjelaskan, pada prinsipnya edaran wali kota tersebut lahir karena adanya desakan dari penyintas lain yang saat ini masih berada di Hunian Sementara (Huntara).

“Ini aspirasi penyintas lain karena mereka melihat banyak penyintas yang telah menerima Huntap tapi tidak ditempati,” kata Bambang.

Lagi pula kata Bambang, penyintas yang terkena imbas edaran ini tetap akan mendapatkan haknya sebagai penerima Huntap. Hanya saja disesuaikan dengan Huntap yang akan dibangun selanjutnya. Semisal rencana Huntap 2 di Kelurahan Tondo dan Huntap 3 di Kelurahan Talise.

“Dengan begini kita sebenarnya memprioritaskan penyintas yang benar-benar butuh tempat tinggal,”ujarnya.

Terkait fasilitas dasar air bersih, Bambang menyebut, penyambungan air otomatis akan dilakukan apabila penyintas telah menempati Huntap.

“Akan dilengkapi ketika menempati Huntap. Karena selama ini perlengkapan penyambungan air seperti dap itu sering dicuri. Itu karena Penyintas tidak menempati Huntap,”jelasnya.

Bambang kemudian mengambil contoh, bahwa ada penyintas yang berinisiatif menyediakan lebih dulu wadah air bersihnya sebelum fasilitas airnya tersambung. Ini artinya, penyintas bersangkutan memang benar-benar butuh hunian tersebut untuk ditinggali.

“Jadi kalau alasannya karena air mereka (Penyintas) belum menempati Huntap, saya kira tidak mendasar. Karena ada penyintas lain yang sudah tinggal meski airnya belum tersambung. Mereka berinisiatif dulu sambil menunggu fasilitas airnya tersambung,”demikian Bambang. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital