Senin, 6 April 2026
Palu  

Sempat Melandai, Pertambahan Kasus Covid-19 di Palu Kembali Meroket

Ilustrasi. Foto: Jawa Pos

PALU EKSPRES, PALU– Pertambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 harian Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng),  pada Selasa (10/8/2021), kembali meningkat tajam setelah sebelumnya menunjukkan trend melandai.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Palu, kasus harian terkonfirmasi positif COVID-19 pada Selasa (10/8/2021), sebanyak 203 orang. Sedangkan, sehari sebelumnya, angka kasus harian tercatat 14 orang sehingga terjadi lonjakan kasus sebanyak 189 orang.

Sebagaimana tren perkembangan harian COVID-19 Kota Palu sepekan terakhir, kasus harian COVID-19 pada Senin (9/8/2021) merupakan angka kasus terendah selama sepekan, setelah sebelumnya pernah tercatat kasus harian rata-rata di atas 100 kasus. Bahkan, pada tanggal 6 Agustus 2021, kasus harian terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 399 orang. Kemudian pada tanggal 7 Agustus 2021, turun menjadi 156 kasus. Lalu 119 kasus pada tanggal 8 Agustus 2021, dan mencapai titik terendah pada tanggal 9 Agustus 2021 sebanyak 14 kasus. Kemudian melonjak tajam menjadi 203 kasus pada tanggal 10 Agustus 2021.

Sementara itu, berdasarkan wilayah persebaran COVID-19 di 46 kelurahan di Kota Palu, kasus aktif tertinggi terjadi di Kelurahan Birobuli Utara yakni 109 kasus. Disusul Kelurahan Birobuli Selatan 103 kasus, Kelurahan Talise 79 kasus, Lasoani 74 kasus, Petobo 66 kasus, dan Pengawu 61 kasus.

Sedangkan kasus aktif terendah terjadi di Kelurahan Pantoloan Boya 2 kasus, Kayu Malue Pajeko 3 kasus, Baiya 5 kasus, Lambara dan Layana Indah masing-masing 6 kasus.

Secara umum, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Palu, persebaran kasus aktif  dari 8 kecamatan di ibukota Provinsi Sulteng itu, terendah di Kecamatan Tawaeli yaitu 42 kasus. Sedangkan persebaran tertinggi terjadi di Kecamatan Palu Selatan, sebanyak 391 kasus.

Sebelumnya diberitakan trend perkembangan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Palu menurun cukup tajam dalam rentang waktu empat hari belakangan. Mulai tercatat Jumat 6 Agustus sampai Senin 9 Agustus 2021. Meskipun secara akumulatif jumlahnya masih cukup tinggi.

Hingga tanggal 9 Agustus 2021 total akumulatif kasus positif Covid-19 Palu sebanyak 6.502 kasus. Namun jumlah kesembuhan sebanyak 4.634 orang. Dengan angka meninggal dunia sebanyak 153 kasus.

Bila total kasus sebanyak 6.502 lalu dikurangi tingkat kesembuhan sebanyak 4.634, maka hingga 9 Agustus 2021, jumlah kasus positif Covid-19 Kota Palu tersisa hanya sebanyak 1.868 kasus.

Trend penurunan angka terkonfirmasi positif baru terjadi mulai Jumat 6 Agustus 2021. Awalnya, Kota Palu ketambahan kasus yang cukup tinggi yakni 399 kasus. Namun di hari yang sama jumlah pasien yang sembuh dari total akumulatif tercatat sebanyak 60 orang.

Pada Sabtu 7 Agustus jumlah kasus baru menurun cukup tajam hanya sebanyak 158 orang dengan kesembuhan di hari yang sama sebanyak 56 orang.

Kemudian turun lagi pada Minggu 8 Agustus 2021, Kota Palu hanya bertambah sebanyak 199 kasus baru. Sedangkan jumlah pasien yang sembuh di hari yang sama sebanyak 78 orang.

Trend penurunan kasus baru masih terjadi hingga Senin 9 Agustus. Di mana hanya tercatat bertambah sebanyak 14 kasus baru. Dihari yang sama pula, jumlah pasien yang sembuh dari total akumulatif juga naik drastis yakni sebanyak 370 orang.

Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Palu, dr Rochmat Yasin mengklaim, trend penurunan tersebut bisa dikaitkan dengan adanya penerapan PPKM di Kota Palu.

“Ya, itu dipengaruhi karena mobilitas dan kegiatan masyarakat untuk berkumpul itu dibatasi,” kata dr Rochmat, Selasa 10 Agustus 2021.

Ia juga menambahkan, bahwa dari total akumulatif kasus di Kota Palu yang tercatat, sesungguhnya bukan seluruhnya masyarakat yang berasal dari Kota Palu. Data warga terkonfirmasi positif dari kabupaten lain di Sulteng juga ikut tercatat karena di Palu terdapat beberapa rumah sakit rujukan pasien Covid-19.

“Iya memang begitu harus masuk dalam basis data terkonfirmasi positif Covid-19 Kota Palu,” jelasnya. (bid/mdi/palu ekspres)