Senin, 28 September 2026
Daerah  

Ketua DPRD Parimo: Belanja Barang dan Jasa Itu Tidak Wajib

Ketua DPRD Parimo, Sayutin Budianto. Foto: Aswadin/PE

PALUEKSPRES, PARIMO– Ketua DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sayutin Budianto mengatakan, kebijakan makro di tahun 2022 diperkirakan ada peningkatan dari sektor ekonomi. Artinya, harus berbarengan dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kita berbicara soal postur asumsi pendapatan Dana Alokasi Umum (DAU), PAD, pendapatan transfer dari Dana Alokasi Khusus dan lain-lain, setelah itu baru kita bicarakan tentang makro daerah sinkron tidak, makro daerah dengan makro nasional,” kata Sayutin di Parigi, Selasa (31/8/2021).
Sehingga, ia ingin mensinkronkan lebih dahulu kebijakan umum anggaran (KUA). Selanjutnya membahas tentang Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS).
“Jadi satu saya kutip di situ terkait penurunan angka kemiskinan, peningkatan dan kesejahteraan ekonomi. Karena diasumsikan tahun 2022 Kabupaten Parimo mengalami peningkatan ekonomi,” ujarnya.
Artinya, hal tersebut kata dia harus berimbang dengan anggaran, mulai dari pendapatan hingga belanjanya. “Makanya kalau saya lihat ini belum ada kesesuaian, karena kita sudah mengasumsikan tahun 2022 ada peningkatan ekonomi,” kata dia.
Sementara, di sektor pendapatan daerah ia tidak optimistis. Sebab, dalam situasi pandemi ini kata dia, pihaknya belum bisa memprediksi mengenai peningkatan ekonomi ke depan.
Olehnya, sejumlah organisasi perangkat daerah penghasil yang diberi nilai merah dari sisi penghasilan akan dipertimbangkan untuk memberikan belanja operasional.
“Jadi OPD yang dinilai merah dari sisi penghasilan ini nanti kita akan lihat, kenapa harus kita berikan dana belanja yang lebih besar, sementara pendapatannya minim, dan sanksinya adalah pengurangan anggaran,” tegasnya.
Menurutnya, belanja barang dan jasa wajib didahulukan seperti yang sampaikan oleh TAPD pada rapat tentang rancangan KUA PPAS. “Jadi belanja barang dan jasa, itu tidak wajib,” ujarnya.
Namun, jika didahukan tidak menjadi masalah. Karena belanja rutin pegawai itu juga wajib, seperti pembayaran gaji dan lainnya. “Tapi disebutkan belanja barang dan jasa wajib diselesaikan tahun 2022, tunggu dulu, makanya kalau begitu kita hapuskan dalam KUA PPAS dalam kesepakatan. Karena itu bukan wajib,” ucapnya.
Sebelumnya, disampaikan bahwa, Parigi Moutong kekurangan DAU. Kata dia, jika misalnya, APBN tidak memberikan dana bantuan untuk pembayaran gaji kepada tenaga PPPK, dengan jumlah kurang lebih 2000 orang yang diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp 80 miliar lebih. Maka Parimo akan terjadi defisit anggaran.
“Itu, diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp 80 miliar lebih, berarti kita bisa terjadi defisit APBD yang luar biasa, jadi kalau dengan cara begitu tidak ada belanja modal. Dan hampir 10 persen terserap ke situ,” katanya.
Olehnya, dalam kesempatan itu, ia menegaskan untuk tidak menyebutkan belanja barang dan jasa sebagai hal yang wajib untuk diselesaikan tahun 2022. “Makanya saya belum bersepakat soal kebijakan umum anggaranya,” ujarnya.(asw/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam