Kamis, 1 Oktober 2026
Daerah  

Raperda APBDP 2021, Pemkab Parimo Berupaya Mendapatkan Postur APBD Ideal

TANDA TANGAN - Wabup Parimo, Badrun Nggai didampingi wakil ketua DPRD saat menandatangani berita acara persetujuan bersama terkait laporan Banggar tentang Raperda APBD perubahan tahun 2021. Foto : ASWADIN/PE

PALUEKSPRES, PARIMO- DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) kembali menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil kegiatan Badan Anggaran (Banggar) DPRD atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021.
Rapat paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Parimo, Faisan, dihadiri Wakil Bupati Parimo, Badrun Nggai, dan sejumlah kepala OPD bersama anggota DPRD lainnya, berlangsung di ruang aspirasi. Senin (27/9/2021).
Wakil Ketua Banggar DPRD Parimo, Alfrets Tonggiroh dalam laporannya mengatakan, bahwa Raperda tentang APBD Perubahan 2021 disampaikan oleh wakil bupati pada rapat paripurna sebelumnya, digunakan untuk memberikan penjelasan beberapa poin yang menjadi dasar dalam Raperda tersebut.
Dia mengatakan, penyusunan anggaran tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melakukan penyesuaian dan perkembangan susuai dengan kemampuan keuangan daerah, atau melakukan sinkronisasi dan perhitungan yang matang. Sehingga, mendapatkan postur APBD yang ideal.
“Ini disebabkan adanya kebijakan refocusing dan realokasi anggaran untuk pencegahan dan percepatan penanganan COVID-19 dilingkungan Pemkab Parimo,” ujarnya.
Menurutnya, pengelolaan-pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara tertib, efisien, efektif, transparan dan penuh tanggungjawab dengan memperhatikan rasa keadilan, kepatuhan, dan manfaat untuk masyarakat serta taat pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pemerintah daerah kata dia, mengalokasikan anggaran yang memadai untuk penanganan pandemi COVID-19, dengan prioritas sebagai berikut. Pertama, penanganan kesehatan dan hal lain terkait kesehatan. Ke dua, Penanganan dampak ekonomi terutama untuk masyatakat di dunia usaha daerah masing-masing tetap hidup. Ke tiga, penyediaan jaring pengaman sosial.
“Amanat peraturan pemerintah tentang pengelolaan keuangan daerah telah mengatur bahwa, pemerintah daerah bersama DPRD dapat melakukan perubahan APBD apabila terjadi hal-hal yang sangat penting,” ucapnya.
Menurut dia, sesuai dengan tahapan dan alokasi waktu yang diberikan DPRD bersama pemerintah daerah, telah membahas dan merampungkan pembahasan terhadap Raperda APBD perubahan tahun anggaran 2021 hingga finalisasi.
“Dalam pembahasan anggaran itu tentu terjadi berbagai permasalahan. Namun, semua itu dapat terselesaikan terkait persamaan persepsi tentang Raperda yang dimaksud,” ujarnya.
Lanjut dia mengatakan, pada akhir pembahasan, fraksi telah menyampaikan sikap akhir fraksinya masing-masing yang dapat disimpulkan, bahwa fraksi-fraksi DPRD dapat menyetujui Raperda APBD perubahan tahun anggaran 2021 untuk dilakukan asistensi atau evaluasi pada tingkat Gubernur Sulawesi Tengah.
Disamping memberikan persetujuan kata dia, dalam sikap akhir fraksi tersebut, banyak memberikan masukan, pendapat dan saran yang perlu diakomodir dalam penyusunan Raperda perubahan APBD perubahan tahun anggaran 2021.
“Dokumen dan sikap akhir fraksi tersebut, merupakan satuan yang tidak terpisahkan, dan itu hasil keseluruhan pembahsan Raperda APBD perubahan tahun anggaran 2021,” kata Alfrets.
Dengan demikian, Banggar dapat menyampaikan gambaran mengenai Raperda APBD perubahan tahun anggaran 2021 dalam penyusunanya berdasarkan pada KUA dan PPAS perubahan tahun anggaran 2021 yang sebelumnya telah disepakati.
Adapun gambaran umum dan besaran anggaran tahun 2021 adalah sebagai berikut, perubahan dari sisi pendapatan daerah diperkirakan senilai Rp 1,469 triliun lebih, mengalami penurunan sebesar Rp 41,945 miliar lebih.
Penurunan tersebut kata dia, terjadi karena kebijakan pembatasan sosial, dan secara tidak langsung berdampak pada aktivitas ekonomi yang menjadi sumber pajak maupun retribusi daerah.
Kemudian, perubahan belanja daerah serta kebijakan yang diambil guna memprorioritaskan ketersediaan dana untuk penanganan pandemi COVID-19, hingga perubahan pada sisi belanja daerah senilai Rp 1,557 triliun lebih, mengalami kenaikan sebesar Rp 60 miliar lebih.
Perubahan pembiayaan daerah menyesuaikan dengan laporan realisasi APBD tahun anggaran 2020, yang telah di audit oleh BPK . Hingga perubahan pembiayaan daerah diproyeksikan mengalami kenaikan sebesar Rp 72 miliar lebih yang bersumber dari penerimaan pembiayaan senilai Rp 89 miliar lebih. Pengeluaran pembiayaan daerah, sebesar Rp 1,4 miliar.
“Semoga laporan Banggar ini mendapat persetujuan dari paripurna untuk dilanjutkan pada tahapan selanjutnya yakni evaluasi pada Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah,” ujarnya. (asw/paluekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam