Selasa, 22 September 2026
Daerah  

Ini Peringatan PAN ke Pemrov Soal Pemilihan Wagub

Rusli Daeng Palabi

PALU, PE – Fraksi Partai Amanat Nasional DPRD Sulteng mengirim pesan lugas kepada koleganya di Koalisi Teruskan yang mengusung  pasangan Longki-Sudarto pada pilkada gubernur tahun lalu.

Koalisi Teruskan yang didalamnya dihuni empat parpol, Gerindra, PKB, PAN dan PBB telah memutuskan Hidayat Lamakarate (birokrat) dan Zainal Daud (PKB) sebagai calon wagub menggantikan mendiang Sudarto SH. Bahkan proses administrasi  keduanya kini sudah di tangan Biro Otonomi Daerah (Otda) Sekretariat Daerah.

Namun di mata sejumlah pentolan Fraksi PAN di DPRD Sulteng, keputusan itu dianggap belum bulat. Karena itu, pihaknya minta agar kandidat wagub dilakukan kocok ulang.

Anggota Fraksi PAN DPRD Sulteng, Rusli Dg Palabi meminta perlu ada pembicaraan kembali terkait dua nama yang sudah diputuskan itu dilakukan dengan hati-hati dan sesuai aturan main.

Permintaan itu kata dia bukan sesuatu yang mengada-ada. Sebagai parpol pengusung, pihaknya mempunyai kewajiban politik dan moral untuk terlibat langsung dalam proses, seleksi, pengajuan nama hingga pencalonan wakil gubernur suksesor mendiang Sudarto itu.

Keberatan PAN tersebut, dikemukakan  Rusli Dg Palabi saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Biro Otda di DPRD Sulteng, Senin 27 Februari 2017. Menurut Rusli, pemerintah diminta hati-hati memroses pencalonan wagub.

Tahapan pelaksanaannya dipastikan harus sesuai dengan UU Nomor 10/2016 tentang pemilihan kepala daerah.

Karena itu, untuk mencegah terjadinya blunder politik di masa yang akan datang, Palabi meminta Kepala Biro Otda Setdaprov Muhamad Nadir agar Gubernur Longki Djanggola mengundang kembali empat parpol pengusung membahas kembali nama-nama kandidat wagub.

Ditemui seusai RDP, Palabi mengatakan, masih ada yang perlu diklirkan. Karenanya perlu ada pertemuan kembali parpol pengusung dengan gubernur.

Bukankah pada pertemuan sebelumnya, PAN mengutus anggotanya untuk membahas kandidat bupati?. “Itulah masalahnya,” sahut Palabi ditanya perubahan sikapnya itu. Ia pun mengurai kronologis rapat yang kemudian memunculkan penolakan partainya pada dua nama, Hidayat Lamakarate dan Zainal Daud tersebut.

Tahun lalu, tepatnya  6 September 2016, koalisi pengusung bersepakat menggelar rapat membahas calon wagub. Pengujung tahun lalu sudah ada kesepakatan untuk menggelar rapat namun batal.
Lalu pada Tanggal 11 Februari 2017 pihaknya menerima surat, berisi tentang pertemuan membahas calon wagub. Namun pertemuan tersebut juga batal. Kemudian pada 13 Februari, pihaknya menerima surat untuk membahas hal yang sama.
Namun pada saat yang bersamaan,  pengurus PAN ada kegiatan kepartaian di Jakarta sehingga tidak bisa mengikuti pertemuan yang dimaksud.
Palabi mengaku sudah memberitahukan kepada, Wakil Ketua DPRD Sulteng dari Partai Gerindra, Alimudin Paada untuk memberitahukan ketidakhadiran PAN. Dan meminta pertemuan dijadwal kembali. Namun Alimuddin Paada ungkap Palabi tidak memberitahukannya ke teman temannya di koalisi.

Bahkan, pada saat yang sama, Alimuddin Paada juga berangkat ke Jakarta. Sehingga pada 14 Februari jadilah pertemuan parpol koalisi yang belakangan melahirkan kandidat wagub Zainal Daud dan Hidayat Lamakarate.

PAN sendiri sambung dia, diikuti oleh Sekretarisnya Kaharudin Syah. ”Sayangnya Kaharudin Syah tidak melaporkan semua proses dan progres rapat di koalisi sehingga pengurus DPD tidak tahu menahu seperti apa hasilnya,” ungkap mantan politisi PBR ini.

Menurut dia, Kaharudin Syah dalam rapat 14 Februari tidak legitimate mengatasnamakan PAN  Sulteng. “Pak Kaharudin Syah tidak lagi Sekretaris PAN, jadi tidak  legitimate lagi untuk atasnamakan PAN,” tandasnya di ruang paripurna DPRD Sulteng, Senin (27/20.

Atas dasar itu, pihaknya meminta agar ada konsolidasi kembali para parpol pengusung. Ditanya langkah yang dilakukan PAN jika permintaannya tidak direspons. Palabi mengaku ada kartu truf yang akan dimainkan jika permintaan kocok ulang tidak ditanggapi.

Apa itu? Jangan lupa, UU Nomor 10/2016 tentang pemilihan kepala daerah, mensyaratkan dua kandidat yang diajukan ke DPRD harus diteken oleh ketua dan sekretaris parpol pengusung.

“Bisa saja kami tidak menandatangani. Jika dipaksakan diajukan, akan bermasalah di meja panitia pemilihan (panlih),” jelasnya.

Namun ia tetap berbaik sangka, permintaannya itu akan mendapat respons memadai dari koleganya di Koalisi Teruskan.

Ketua Komisi I DPRD Sulteng, Sri Indraningsih Lalusu yang memimpin jalannya RDP mengingatkan agar pemerintah berhati-hati memproses pengusulan calon wakil gubernur. “Saya tidak dalam posisi mengurusi internal koalisi. Saya dari PDIP hanya pendukung. Sebagai ketua komisi saya minta tolong ini diperhatikan baik-baik. Pastikan semua proses berlangsung sesuai aturan main,” ujarnya mengingatkan.

Kepala Biro Otda Setdaprov Muhamad Nadir mengaku, pihaknya hanya mengurusi dari sisi administrasinya. Pihaknya tidak akan masuk dalam ranah politik. Termasuk permintaan kocok ulang, hal itu menjadi kewenangan partai pengusung.

Soal permintaan ke Otda agar gubernur  mengundang kembali koalisi membahas calon wagub, Nadir memilih bungkam.

(kia/Palu Ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam