“Orang itu menggunakan kendaraan roda dua dan duduk di tempat istirahat lapangan basket, terlihat mengamati rumah sekitar 20 menit,” kata Ubedilah.
Orang itu lantas pergi setelah sopir tetangga kediaman Ubedilah meninggalkan lokasi.
Ubdilah berharap orang yang telah menguntitnya tidak dalam rangka teror psikologis.
“Saya positive thinking saja bahwa itu semua jauh dari motif teror. Alhamdulillah saya saat ini baik baik saja,” pungkas Ubedilah Badrun.
Sebelumnya, Ikatan Aktivis 98 resmi melaporkan Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun ke Polda Metro Jaya pada Jumat (14/1).
Laporan itu telah diterima dan teregister dengan nomor LP/B/239/I/2022/SPKT/Polda Metro Jaya, teranggal 14 Januari 2022.
Perwakilan pelapor, Immanuel Ebenezer mengatakan pihaknya melaporkan Ubedilah atas dugaan fitnah.
Laporan itu dilayangkan buntut laporan Ubedilah terhadap Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep ke KPK.
Pelapor beranggapan bahwa laporan yang dilayangkan Ubedilah tidak berbasis data alias laporan palsu. (jpnn/pe)






