Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

27 Ribu Dosis Vaksin Terancam Kedaluwarsa di Sulteng, Begini Penjelasan Dinkes Provinsi

Media gathering Unicef Indonesia Palu kerjasama Dinkes Sulteng dan Media Palu Ekspres, Sabtu (22/1/2022), di Amazing City Beach Resort, Ulujadi, Kota Palu. Foto: Abidin/PE

PALUEKSPRES, PALU– Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) masih menyisakan sekitar 27 ribu dosis vaksin AstraZeneca, padahal pada 31 Januari 2022 akan memasuki masa kedaluwarsa. Vaksin tersebut merupakan relokasi vaksin dari Provinsi Jawa Barat dan Jogyakarta. Total 100 dosis vaksin hasil relokasi dari kedua provinsi tersebut diterima pada 7 Januari 2022.

“Rentang waktu penerimaan vaksin dengan batas waktu ekspair sangat kasip sementara jumlahnya sangat banyak,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, dr Jumriani Yunus di Media Gathering Unicef Indonesia Palu, Sabtu (22/1/2022), di Amazing City Beach Resort, Ulujadi, Kota Palu.

Selain dr Jumriani, dua naraumber lainnya adalah dr Evawati selaku perwakilan UNICEF Indonesia dan dr Sarniwati Kammisi, Sp.PD selaku ketua Komda KIPI Provinsi Sulawesi Tengah

Jumriani menambahkan, waktu yang sangat kasip menjadi kendala utama vaksin tersebut belum bisa digunakan jelang memasuki masa kedaluarsa karena juga membutuhkan proses distribusi ke kabupaten dan kota.

Selain itu, beberapa regulasi sebelumnya juga belum membolehkan untuk melakukan penyuntikan vaksin dengan dosis ketiga, sebab total akumulatif vaksinasi Sulteng pada kelompok lansia belum mencapai syarat minimal 60 persen, meskipun pada kelompok dewasa telah mencapai 70 persen.

Namun bagi Jumriani, ia masih menyimpan sikap optimistis jika puluhan ribu dosis vaksin AstraZeneca akan habis sebelum memasuki masa kedaluarsa. Terlebih lagi pemerintah pusat memberi kebijakan jika puluhan ribu dosis vaksin AstraZeneca tersebut bisa diberikan pada masyarakat umum untuk vaksin dosis ketiga atau booster.

Makanya  menurut Jumriani, dibuka bagi masyarakat umum untuk penyuntikan vaksin dosis ketiga atau  booster pada beberapa instansi, sesuai regulasi yang dikelurakan pemerintah pusat dan Kementerian Kesehatan.

“Jadi siapa saja yang sudah vaksin kedua dan jaraknya sudah mencapai enam bulan sudah bisa ikut vaksinasi dosis ketiga atau booster,” kata Jumriani.

Optimisme Jumriani mengenai puluhan ribu dosis vaksin tersebut bisa digunakan sebelum memasuki masa kedaluwarsa, jika kabupaten dan kota se Sulawesi Tengah serentak bergerak. Hanya saja masih ada beberapa kabupaten yang belum melakukan eksen.

“27 ribu dosis bisa cepat selesai, 2-3 hari bisa habis tapi ada kabupaten yang belum bergerak,” katanya.

Pada intinya kata Jumriani, Pemerintah Provinsi Sulteng wajib menghabiskan stok vaksin dari pemerintah pusat sebelum memasuki masa kedaluarsa.  “Kalau ada ekspair akan membuat kondite kita tidak bagus di mata pemerintah pusat. Jika ada permintaan droping vaksin lagi,  pemerintah pusat tidak langsung mendistribusikannya,” ujarnya.  (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital