Saat itu, Nurul Arifin menyampaikan pesan penting untuk para orang tua supaya tidak terlalu mengekang anak-anak mereka. Lebih lebih di masa pandemi seperti sekarang. Karena ketika anak dikekang, menurut pemain film Surat untuk Bidadari itu, dampaknya justru sangat tidak baik ke anak.
“Saya berpesan sama orang tua, jangan emosional menghadapi anak-anak. Apalagi di masa belajar yang hanya melalui laptop, handphone. Saya merasakan kalau terlalu keras dengan anak, maka anak akan memberontak. Berikan kasih sayang yang sebanyak-banyaknya,” pesannya.
Diketahui, Maura meninggal dunia tadi pagi sekitar pukul 05.37 WIB usai mengalami henti jantung. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit namun sayangnya nyawanya tidak tertolong.
Sesuai rencana keluarga, ibadah misa akan dilakukan nanti malam di rumah duka. Sementara jenazah Maura akan dibaringkan ke dalam peristirahatan terakhir di pemakaman San Diego Hills, Rabu (26/1) pagi pada pukul 10.00 WIB. (jp/pe)






