Studi 2003 telah membuktikannya dengan meneliti 515 wanita yang mengalami serangan jantung. Hasilnya, 80 persen wanita mengalami setidaknya 1 gejala sejak 4 minggu sebelum serangan jantung.
Gejala ini bersifat konstan yang datang dan pergi, terkadang juga mengganggu tidur.
Berikut lima gejala serangan jantung yang mungkin terjadi pada wanita:
- Nyeri dada
Gejala umum serangan jantung adalah nyeri dada yang berupa keketatan, tekanan, tindihan dan rasa sakit di dada. Namun, wanita dapat mengalami serangan jantung tanpa nyeri dada. Penelitian 2003, sebanyak 29 persen wanita mengalami ketidaknyamanan di dada beberapa minggu sebelum serangan jantung.
Tapi, 57 persen wanita baru mengalami nyeri dada ketika serangan jantung.
- Kelemahan
Kelemahan atau mudah goyah juga termasuk gejala umum serangan jantung pada wanita. Biasanya kelemahan ini disertai kegelisahan, pusing hingga pingsan.
- Berkeringat
Keringat berlebihan tanpa penyebab normal termasuk gejala serangan jantung pada wanita. Selain itu, rasa dingin dan lembab juga bisa menjadi indikator masalah jantung.
- Gangguan tidur
Hampir setengah wanita yang mengalami serangan jantung juga melaporkan masalah gangguan tidur beberapa minggu sebelumnya. Gangguan tidur ini termasuk kesulitan tidur nyenyak, begadang sepanjang malam, merasa lelah meski cukup tidur.
- Masalah pencernaan
Beberapa wanita mungkin merasakan sakit atau tekanan di perut sebelum serangan jantung. Masalah pencernaan lainnya yang terkait dengan kemungkinan serangan jantung bisa termasuk, gangguan pencernaan, mual, dan muntah.(jpnn/pe)






