Minggu, 5 April 2026

Lahan Pertanian Terdampak Banjir, Petani di Balinggi Parimo Minta Normalisasi Sungai

Petani di Balingi saat mengambil buah padi yang terendam lumpur/ Foto: Aswadin/PaluEkspres

PALUEKSPRES,PARIMO – Petani padi di sejumlah wilayah khususnya, di Dusun Gitgit Sari Desa Balinggi, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), meminta agar pemerintah daerah setempat segera melakukan normaslisasi sungai yang baru saja terjadi banjir beberapa waktu lalu.

“Sebagai petani yang kami harapkan adalah normalisasi sungai untuk di wilayah ini. Karena, kalau tidak dinormaliasi jika terjadi hujan seperti kemarin itu, tentu saja kejadian seperti ini akan terulang kembali,” kata I Wayan Sudana selaku ketua kelompok Tani Gitgit Sari Desa Balinggi kepada wartawan, Senin (31/1/2022).

Dia mengatakan, hujan deras yang mengguyur wilayah Balinggi dan sekitarnya saat itu mengakibatkan sejumlah pembuangan air sungai di dekat lahan pertanian milik warga setempat meluap dan menerjang puluhan hektare sawah yang sudah siap panen.

“Luas sawah di Dusun Gigit Sari yang diterjang banjir dan disertai lumpur itu, sekitar 40 hektare. Sehingga, sebagian buah padi tidak bisa lagi di panen,” ungkapnya.

Beruntung kata dia, saat terjadi banjir, sawah miliknya sudah selesai panen. Namun, sebagian lahan sawah lainya terdampak banjir. Sehingga, sejumlah petani di wilayah itu diperkirakan banyak yang tidak menikmati hasil panen mereka.