Melainkan adanya oknum individu yang terhubung dengan pihak yang saat ini sedang menjalani proses hukum.
“Bukan lembaga pondok pesantren secara keseluruhan yang disebutkan itu, tetapi adalah ada individu individu yang terhubung dengan pihak pihak yang terkena proses hukum terorisme,” kata dia.
Aktivis sosial dan pegiat media sosial, Nicho Silalahi mengapresiasi Permintaan Boy Rafli tersebut.
Nicho menyebut jika keberanian Boy Rafli untuk meminta maaf adalah tindakan yang hebat. Ia pun berharap agar tidak terulang di masa yang akan datang.
“Keren pak. Berani mengakui kesalahan. Semoga kedepannya tidak terulang lagi,” ucapnya, Kamis (3/2/2022).
Nicho menyarankan BNPT untuk melakukan tindakan kepada teroris yang ada di Papua.
Sebab, kata dia, sudah banyak korban yang jatuh oleh komplotan bersenjata tersebut.
“Fakta Teroris yang di Papua telah membunuhi putra putri terbaik bangsa. Dari mulai Tantama hingga Jendral dan Nakes Telah dibunuh para Teroris disana,” ucapnya.(zak/fajar/pe)






