oleh

Gonzalez Menggila, Bantai Semen Padang 5-3

MALANG, PE – Cristian Gonzalez tidak bisa dipandang sebelah mata. Meski usianya menginjak 40 tahun, soal ketajaman di lini depan tak perlu diragukan.

Sebab, berkat produktivitas pemain berjuluk El Loco ini, Arema FC yang nyaris gagal melangkah ke final Piala Presiden 2017, akhirnya bisa membalik keadaan.

Ya, peluang Arema dalam laga leg kedua semifinal di Stadion Kanjuruhan tadi malam nyaris tertutup. Ini setelah Semen Padang berhasil mencetak dua gol cepat lewat Marcel Sacramento (22′) dan Vendry Mofu empat menit kemudian.

Semen Padang pun sementara unggul agregat 3-0 lantaran pada leg pertama menang tipis 1-0. Tapi, El Loco-sapaan Gonzalez tampil sebagai hero. Dua gol cepatnya dalam rentang waktu dua menit (28′ dan 29′), membangkitkan kembali motivasi Arema.

El Loco pun semakin merajalela di babak kedua. Tiga gol tambahan berhasil disarangkan pemain naturalisasi dari Uruguay itu. Total, dalam satu laga tadi malam, El Loco berhasil melesakkan lima gol !

Lima gol El Loco sekaligus memastikan Arema lolos ke final dengan agregat 5-3. Tim berjuluk Singo Edan itu sudah ditunggu Pusamania Borneo FC (PBFC), yang di laga sebelumnya menyingkirkan Persib Bandung lewat drama adu penalti dengan skor 5-3.

Adu penalti digelar setelah 2 x 45 menit plus perpanjangan waktu, agregat tetap imbang 3-3. Nah, sinyal kegagalan Persib pun terlihat setelah eksekusi penalti Kim Jeffrey Kurniawan gagal membuahkan gol.

“Saya sebagai pelatih minta maaf. Kekalahan kami lewat adu penalti adalah tanggung jawab saya. Karena saya yang menentukan susunan penendang dalam adu penalti,” kata Djadjang Nurdjaman, pelatih Persih setelah pertandingan.

“Feeling saya kali ini sedang tidak bagus. Secara permainan, kami sebenarnya unggul. Tim lawan hanya memiliki satu peluang dari tendangan pojok,” jelasnya seperti diberitakan Radar Malang (Jawa Pos Group) hari ini.

Dalam laga yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat itu, Persib unggul lebih dulu lewat gol tandukan Shohei Matsunaga di menit ke – 30. Tim tamu sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat tandukan bek asing mereka, Dirkir Kohn Glay (53′). Tapi Persib kembali unggul oleh gol Atep Rizal di menit ke-71.

Nah, dalam drama adu penalti tersebut, lima algojo Pesut Mahakam — julukan PBFC– berhasil menjalankan tugas mereka. Yaitu Yamashita Kunihiro, Tamsil, Reinaldo da Costa, Fandi Achmad serta Dirkir Glay. Sementara Persib, selain Kim yang gagal, Vladimir Vudjovic, Shohei Matsunaga, dan Febri Haryadi sukses menjalankan tugasnya.

(ben/rpd/bas/PE)

News Feed