Sabtu, 8 Agustus 2026

Para Pesilat Indonesia Siap Dukung Misi Prabowo Bawa Pencak Silat Tembus Olimpiade

Jakarta, PaluEkspres.com — Para pesilat Indonesia siap mendukung misi Presiden RI Prabowo Subianto untuk membawa pencak silat ke ajang Olimpiade. Mereka berharap upaya menuju tujuan tersebut dapat dirumuskan secara matang dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Sabtu (11/4).

Salah satunya disampaikan oleh Ramadan Pamungkas, pendekar Tapak Suci Muhammadiyah yang hadir dalam acara tersebut.

Ia berharap Munas kali ini tidak hanya menghasilkan sosok pemimpin yang layak menggantikan Prabowo sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) IPSI, tetapi juga mampu memperkuat fondasi organisasi dan mempercepat langkah pencak silat menuju cita-cita besar, yakni tampil di Olimpiade.

Oleh karena itu, ia menilai Munas tersebut harus mampu melahirkan kebijakan strategis yang tidak hanya memperkuat pencak silat di dalam negeri, tetapi juga mendorong eksistensinya di kancah internasional.

“Semoga harapan kita pemimpin IPSI yang menggantikan Pak Presiden Prabowo nanti akan bisa melanjutkan misi-misinya, yaitu pencak silat menuju Olimpiade,” ujar Ramadan kala ditemui, Sabtu (11/4).

Menurutnya, target pencak silat menuju Olimpiade dapat terwujud apabila seluruh elemen, mulai dari pengurus hingga pelatih nasional, melakukan persiapan secara matang.

Salah satu langkah yang perlu diperkuat, menurut dia, adalah sistem pelatihan yang efektif untuk mencetak atlet-atlet unggul yang mampu bersaing di level dunia, sekaligus memperluas penyebaran pencak silat secara global.

“Untuk persiapannya (go Olimpiade), kita berharap mungkin dari pengurus-pengurus, termasuk juga dari pelatih-pelatih nasional, kita harapkan memang agar supaya bisa lebih baik lagi dan lebih bisa menciptakan atlet-atlet yang benar-benar bisa untuk menuju ke Olimpiade,” terangnya.

Harapan serupa juga disampaikan Alfius Demena, Ketua IPSI Provinsi Papua. Ia berharap Munas kali ini mampu melahirkan kebijakan konkret yang mempercepat langkah pencak silat agar dapat menjadi cabang olahraga Olimpiade di masa depan.

Menurutnya, jalan menuju Olimpiade memang tidak mudah. Namun, ia tetap merasa optimistis asal seluruh elemen mau bekerja secara kolektif di berbagai aspek, mulai dari pembinaan atlet hingga peningkatan kualitas perangkat pertandingan.

“Dengan kepengurusan yang baru, kami berharap semua program kebijakan dapat terlaksana baik. Hal itu menyangkut kepelatihan, persiapan wasit juri, persiapan pelatih, semuanya diharapkan bisa mengarah ke Go Olimpiade,” jelas dia.

Namun, Alfius menegaskan bahwa IPSI Papua tidak hanya bergantung pada hasil Munas ini. Sejak awal kepemimpinannya, ia mengatakan bahwa organisasinya telah berinisiatif membina atlet yang mampu bersaing di tingkat global.

“Sejak kepengurusan kami, target kami adalah bagaimana atlet-atlet Indonesia bisa go internasional. Salah satunya mengikuti program yang ada pada PB IPSI, agar bagaimana bisa masuk sebagai salah satu cabang olahraga di Olimpiade,” jelasnya.

Pada sambutannya di Munas IPSI kali ini, Prabowo memutuskan untuk tidak lagi mengajukan diri sebagai Ketua Umum PB IPSI. Kendati demikian, ia berharap penerusnya dapat menjalankan misi besarnya, yakni membawa pencak silat ke ajang Olimpiade.

“Banyak tugas PB IPSI ke depan. Saya minta maaf saya belum berhasil membawa pencak silat ke Olimpiade. Kita terus berusaha. Saya kira, saya yakin pengganti saya nanti akan berhasil membawa ke Olimpiade,” ujar Prabowo.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital