Rumanto menjelaskan, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang konsisten tinggi, share PDRB Sulteng terhadap Sulampua juga terus meningkat. Pada tahun 2017, PDRB Sulteng mencakup 11,41% Sulampua, kemudian naik menjadi 15,54% pada tahun 2021 dan menjadi provinsi kedua terbesar setelah Sulsel.
“Ekonomi Sulteng pada triwulan IV 2021 tumbuh tinggi mencapai 11,90% (yoy), lebih tinggi dibanding triwulan sebelumnya yang tumbuh 11,07% (yoy), didukung oleh sektor Industri Pengolahan, pertambangan dan konstruksi,” jelasnya. (bid/paluekspres)






