Rabu, 28 Oktober 2026

OJK Dorong Pemprov Sulteng Terbitkan Obligasi Daerah

Kepala OJK Sulteng, Gamal Abdul Kahar, saat menjadi narasumber dalam kegiatan Konferensi ke-13 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tengah, di Hotel Parama Su, Jalan Domba, Kota Palu, Rabu (2/3/2022). Foto: Istimewa

PALUEKSPRES, PALU – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Perwakilan Sulawesi Tengah mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng menerbitkan surat utang daerah atau lebih dikenal sebagai Obligasi Daerah (OBDA) untuk mengakses permodalan yang lebih luas.

Demikian dikatakan Kepala OJK Sulteng, Gamal Abdul Kahar, saat menjadi narasumber dalam kegiatan Konferensi ke-13 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tengah, di Hotel Parama Su, Jalan Domba, Kota Palu, Rabu (2/3/2022).

“Kalau daerah-daerah yang membutuhkan investasi dalam rangka membangun infrastruktur, bisa menggunakan obligasi daerah. Tentunya kebijakan ini adalah investasi yang bisa memberikan trust (kepercayaan) kepada investor lain sehingga bersedia membeli dalam bentuk obligasi daerah,” kata Gamal Abdul Kahar.

Menurutnya, latar belakang adanya OBDA, erat kaitannya dengan kebutuhan pembiayaan pendanaan infrastruktur. Sebab kemampuan APBD dan APBN tiap tahun sangat terbatas untuk menjangkau rencana pembangunan yang massif.

Dari aspek dasar hukum juga sangat kuat. Penerbitan OBDA memiliki banyak landasan hukum yang dikeluarkan oleh regulator maupun pemerintah langsung di antaranya, UU 17/2003 tentang Keuangan Negara, UU 33/2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah, UU 8/1995 tentang Pasar Modal, UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, PP 30/2011 tentang Pinjaman Daerah, PMK 180/PMK.07/2015 tentang Perubahan atas PMK No. 111/PMK.07/2012 tentang Tatacara Penerbitan dan Pertanggungjawaban Obligasi Daerah, serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan terkait Pasar Modal.

Jika mau merealisasikan OBDA, pemerintah bakal mendapatkan sejumlah keuntungan seperti sumber pendanaan tidak terbatas dan sifatnya jangka panjang.

“Ini mengurangi ketergantungan pada APBD, ABPN, DAK dan DAU, Flexibilitas penggunaan dana OBDA, serta diversifikasi pendanaan bagi Pemda. Ada juga manfaat untuk meningkatkan tata kelola daerah, meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan daerah, memberikan peran aktif bagi masyarakat untuk pengawasan pembangunan daerah, dan memberikan masyarakat alternatif investasi,” tutur Gamal.

Manfaat penerbitan OBDA tambah Gamal, dapat mempercepat pembangunan infrastruktur atau proyek strategis daerah. Daerah juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan menambah daya tarik investor berbagai sektor, serta mendorong tata kelola daerah yang lebih kredibel.

“Ini sebenarnya harapan kita, bahwa Sulteng juga sudah harus memikirkan ke arah sana, karena pemasukan daerah kita yang kurang lebih Rp100 miliar di 2021, itu sebenarnya masih kurang kalau dibandingkan dengan aset yang daerah miliki, seharusnya bisa dua atau tiga kali lipat lebih banyak untuk membangun daerah ini, karena sesungguhnya Sulteng ini memiliki kekayaan yang sangat luar biasa,” kata Gamal. (bid/paluekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam