Menelusuri Jejak Gubernur Sulteng Pertama

  • Whatsapp
Penulis (kanan) berfoto di depan Rumah gadang Bapak Anwar Datuk Madjo Bosa Nan Kuniang, yang terletak di Nunang, Kota Payakumbuh, Sumatra Barat/ Foto: istimewa

Pendidikan, Pekerjaan Dan Penghargaan

Pada tahun 1932 beliau menyelesaikan pendidikan di MOSVIA.(“Middlebare Opleiding School Voor Inlandsche Ambtenaren”) di Bukit Tinggi Sumatra Barat. MOSVIA adalah sebuah Sekolah Pendidikan bagi calon pegawai-pegawai Pribumi/bumiputra untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil yang khusus mempelajari soal-soal administrasi pemerintahan. Lulusan dari sekolah ini akan dipekerjakan dalam pemerintahan kolonial sebagai Pamong Praja.
Sebelumnya sekolah ini bernama OSVIA (Opleiding School Voor Inlandsche Ambtenaren (OSVIA) yang hanya terdapat di beberapa kota di pulau Jawa seperti Bandung, Serang, Madiun, Blitar dan Probolinggo.

Gubernur pertama Sulteng, HAnwar Datuk Madjo Bosa Nan Kuniang/foto: Istimewa

Tahun 1918 lembaga pendidikan ini membuka cabang di kota Bukit Tinggi, satu-satunya di luar pulau Jawa. Bukit Tinggi waktu itu merupakan ibu kota Sumatera Tengah (pada zaman Belanda kota ini bernama Fort De Kock),
(https://id.wikipedia.org/wiki/Opleiding_School_Voor_Inlandsche_Ambtenaren).

Setelah menyelesaikan pendidikan di Mosvia beliau bekerja di pemerintahan. Menurut Bapak Drs Idaman, kemenakan, seorang pensiunan ASN (Aparatur Sipil Negara) di PekanBaru, bahwa Pak Anwar pernah menjadi Camat di Indrapura, Pesisir Selatan, Sumatera Tengah sebelum memegang beberapa jabatan penting lainnya pada pemerintahan Republik Indonesia.

Beberapa jabatan penting yang pernah beliau pegang adalah: Walikota Bukit Tinggi, Sumatera Barat (Maret 1956-April 1958), Bupati Kabupaten 50 Kota, Sumatra Barat (1958-1959), Gubernur Sulawesi Tengah (13 April 1964- 13 April 1968) dan Pegawai Utama Madya, Departmen Dalam Negeri Jakarta ( 1968-Pensiun bln Juni 1961).

Pada tahun 1963, beliau mengikuti pendidikan SESKOAD (Sekolah Staf Dan Komando Angkatan Darat), adalah Komando Utama lembaga pendidikan Tertinggi yang dimiliki oleh Tni Angkatan Darat yang memiliki Visi: “Terbaik, Terhormat dan Disegani”.

Anwar adalah seorang Ninik Mamak di Minangkabau, merupakan penghulu kaum dari persukuan Kampai di wilayah adat “Luhak Nan Bungsu”, kota Payakumbuh dengan gelar “Datuk Madjo Bosa Nan Kuniang” (bahasa Indonesia : “Datuk Maharaja Besar Yang Kuning”).
Beliau diangkat sebagai Gubernur pertama Provinsi Sulawesi Tengah. Provinsi baru ini lahir pada tanggal 13 April 1964. Wilayahnya meliputi Wilayah Residen Koordinator Sulawesi Tengah yang telah dibentuk sejak awal tahun 1958.

Kemudian dengan terbentuknya Daerah Tingkat I Sulawesi Tengah diadakan serah terima Pimpinan atas Wilayah Sulawesi Tengah antara Gubernur Sulawesi Utara Tengah (F.J. Tumbelaka) dengan Pejabat Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sulawesi Tengah yang pertama, yaitu Anwar Gelar Datuk Madjo Bosa Nan Kuniang, pada tanggal 13 April 1964.

Pos terkait