Menelusuri Jejak Gubernur Sulteng Pertama

  • Whatsapp
Penulis (kanan) berfoto di depan Rumah gadang Bapak Anwar Datuk Madjo Bosa Nan Kuniang, yang terletak di Nunang, Kota Payakumbuh, Sumatra Barat/ Foto: istimewa

Beliau sebelumnya bekerja di Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia, dari catatan sejarah kepemimpinan di Kabupaten Limapuluh Kota (50 Kota) di Sumatra Barat dikatakan bahwa beliau pernah menggantikan Akhmad Khatib memimpin kabupaten 50 Kota di Sumatera Barat selama 1 tahun yaitu pada tahun 1958-1959 (https://limapuluhkotakab.go.id/lpk-profil-daerah/sejarah), dan sebelumnya sebagai Walikota Bukit Tinggi tahun 1956-1958.

Sebagai Gubernur pertama, tentu banyak hal yang harus beliau lakukan terutama dalam hal membangun dasar-dasar pemerintahan dan pembangunan. Selain pembangunan pada sektor fisik, sektor pendidikan dan kesehatan juga menjadi perhatian beliau terutama dalam hal pendidikan untuk menghasilkan putra-putri Sulteng yang berpikiran maju dan berkepribadian tangguh.

Di era kepemimpinan beliau dilakukan perekrutan (pencarian) tenaga-tenaga muda untuk dijadikan sebagai guru SMP dan SMA, terutama para mahasiswa tugas akhir yang sedang mengikuti pendidikan di beberapa Perguruan Tinggi di Pulau Jawa seperti di Universitas Gajah Mada, begitu juga tenaga kesehatan.

Menurut Bapak (alm) Drs. H. Usman Senga, sahabat penulis yang semasa hidupnya bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di kantor Gubernur Sulawesi Tengah pada tahun 1960-an bahwa Pak Anwar adalah seorang yang memiliki kepribadian yang sangat kuat, berwibawa, bersuara lantang, tegas tetapi memiliki jiwa kepemimpinan yang penuh perhatian kepada bawahannya.

Selama bertugas sebagai Gubernur tentu banyak hal yang telah beliau torehkan dan ukir di Bumi Tadulako ini. Sehingga tidaklah mengherankan apabila beliau pernah mendapatkan tanda jasa dan dinobatkan sebagai “WARGA UTAMA DAERAH PROPINSI SULAWESI TENGAH pada tahun 1973 melalu hasil musyawarah DPRD Propinsi Sulawesi Tengah No 2/ PM/DPRD/1973 tanggal 3 Mai 1973 yang ditandatangani oleh R. SUYONO , selaku ketua Panitia Musyawarah DPRD Sulawesi Tengah.

Pos terkait