Sebelum turun melaut kata Arif, es harus sudah tersedia sebelum turun melaut untuk menjaga hasil tangkapan tetap berkualitas. Bukan disiapkan setelah dilakukan penangkapan.
“Itu maksudnya untuk menjamin kualitas ikan. Bukan saat ikan datang, baru kita siapkan es,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi melalui Dinas Kalautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Tengah telah membangun pabrik es di Desa Gonggong, Kecamatan Banggai Tengah, Kabupaten Banggai Laut.
Kepala DKP Sulawesi Tengah Arif Latjuba mengatakan, pembangunan pabrik es kapasitas 10 ton per hari, berlokasi di Pelabuhan Perikanan Mato, Desa Gonggong, Kecamatan Banggai Tengah ini menjawab penantian panjang warga, khususnya nelayan di Banggai Laut dan Kabupaten Banggai Kepulauan.
Pembangunan pabrik es yang direncanakan sejak 2019, baru bisa terealisasi pada 2021, tepatnya selesai pada 13 Desember 2021. Alokasi anggarannya bersumber dari dana insentif daerah (DID) APBD tahun anggaran 2021 dengan pagu anggaran Rp3 Miliar.
“Pembangunan pabrik es di Banggai Laut telah direncanakan sejak tahun 2019 dan 2020. Pada 2019 tidak jadi dilaksanakan karena gagal lelang. Selanjutnya, 2020 gagal lagi karena pemotongan anggaran atau refocusing,” kata Kepala DKP Sulteng Arif Latjuba dihubungi, Selasa (21/12/2021).






