Sabtu, 8 Agustus 2026
Opini  

Mengapa Dosen Harus Memanjangkan Gelar?

Muhd Nur Sangadji/ Foto: istimewa

Oleh : Muhd Nur Sangadji

Pada pertemuan pembahasan rancangan UU Sisdiknas di Jakarta pada awal September 2022. Saya menyampaikan beberapa kegelisahan. Selain soal Research University, kegelisahan saya yang kedua adalah soal gelar akademik. Terdapat kecenderungan kontemporer di dunia akademis. Para pengajar terutama dosen perguruan tinggi, berlomba-lomba untuk memperpanjang gelar mereka. Saya bilang, sewaktu menjadi tenaga ahli PBB (UNDP) untuk program City Development Strategy (CDS) 20 tahun lalu, hampir 10 kali, saya menerima tawaran untuk penambahan gelar. Dibuatlah wisuda di hotel-hotel mewah dengan imbalan ijasah berbayar jutaan rupiah.

Untung, Dikti cepat tanggap dan bertindak. Transaksi ijasah model begitu, terhenti hingga kini. Itu, terjadi pada era 2000 an. Pelakunya, kolaborasi pihak asing dan kaki tangannya di Indonesia. 20 tahun kemudian, muncul lagi model yang relatif mirip. Tapi, terformat lebih legal. Mereka yang berminat, tidak perlu orientasi kuliah atau kursus dalam waktu tertentu.

Para pihak pendukung, berusaha meramu gagasan ini dengan berbagai logika agar terkesan rasional. Kata mereka, ini melabelkan status agar pantas disebut insinyur. Dan nanti, berhak untuk kerja-kerja profesional tertentu. Kendati untuk mereka yang sebelumnya telah bergelar insinyur, misalnya di bidang pertanian dan teknik.

*****

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital