Empat tahun pascagempa di Sulteng kini sudah terbangun 4.092 unit Hunian tetap atau huntap oleh CSRRP Kementerian PUPR.
Huntap yang ditangani di Kota Palu sejumlah 2.671 unit, Kabupaten Sigi sebanyak 653 unit, dan Kabupaten Donggala sebanyak 768 unit.
Jumlah ini di luar yang telah di bangun oleh Kementerian PUPR pada Kegiatan CERC. Ini telah selesai Desember 2021 yang lalu.
“Saat ini sedang di lakukan pembangunan huntap 775 unit di Kota Palu dan Kabupaten Donggala,” ujar Kasatgas Penanggulangan Bencana Pasca Gempa Bumi dan Tsunami Sulteng, Arie Setiadi Murwanto.
Kasatgas menyampaikan hal itu pada Rapat Koordinasi Teknis V Kegiatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabercana Sulawesi Tengah tahun 2022, di Palu, Selasa (11/10/2022).
Hadir Wali Kota Palu Hadianto Rasyid,bersama jajaran Pemkot Palu.
Selanjutnya Arie Setiadi mengatakan pihaknya menargetkan pembangunan itu selesai pada Juli 2023. Lalu, akan menyusul pembangunan huntap 1.566 unit yang saat ini masih dalam proses Lelang/Pengadaan.
“Harapan kami, proses pengadaan berjalan lancar sehingga dapat terkontrak pada Desember 2022 serta ditargetkan selesai pelaksanaan konstruksinya pada November 2023”, ujarnya.
Selanjutnya Arie menyampaikan bahwa saat ini sedang direncanakan pembangunan Huntap Petobo dan Huntap Satelit Lere. Untuk itu membutuhkan kerjasama antar pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk mendukung keterpaduan infrastruktur, sistem drainase, keterpaduan jaringan jalan, penyediaan air minum, dan infrastruktur permukiman lainnya.
Selain itu, khusus pada Huntap Satelit Lere, pembangunan infrastruktur permukiman terindikasi akan bersinggungan dengan beberapa kegiatan lain. Seperti Pembangunan Jembatan Palu IV, rencana Pembangunan Elevated Road, dan rencana pembangunan kolam retensi.
Menurutnya, hal ini perlu menjadi perhatian bersama agar pelaksanaannya dapat secara sinergis.
Kasatgas juga menyampaikan pentingnya mengawal proses peralihan dari NSUP-CERC ke CSRRP yang belum sepenuhnya berjalan dengan lancar. Terutama dalam hal serah terima aset, dan operasional, pemeliharaan kepada pemerintah daerah.
Pemeliharaan pascakonstruksi kegiatan NSUP-CERC selama ini masih mengalokasikan dana tanggap darurat BPPW Sulawesi Tengah. Harapannya Pemda dapat menyiapkan pendanaan dan sumber daya sejak dini sehingga proses penyelesaian serah terima nantinya dapat berjalan lebih baik.
Selain itu, harapannya pemda kabupaten/kota juga memberi dukungan untuk percepatan proses penerbitan PBG dan SLF serta proses sertifikat Tanah.
Pemberian kepemilikan hak atas tanah dalam bentuk sertifikat telah di lakukan pada 3 (tiga) lokasi
huntap yang telah selesai di bangun.
Capaian sertifikasi tanah yang telah oleh Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Tengah hingga saat ini yaitu 1000 dari total 1500 unit di Huntap Tondo-1, 1000 unit di Huntap Pombewe, dan 230 unit di Huntap Duyu. (aaa/PaluEkspres)






