Minggu, 9 Agustus 2026

Empat Tahun Pascagempa Sulteng, Huntap Terbangun 4.092 unit

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid saat berbicara pada rapat koordinasi pembangunan huntap/ foto: Humas Pemkot Palu

Empat tahun pascagempa di Sulteng kini sudah terbangun 4.092 unit Hunian tetap atau huntap oleh CSRRP Kementerian PUPR.

Huntap yang ditangani di Kota Palu sejumlah 2.671 unit, Kabupaten Sigi sebanyak 653 unit, dan Kabupaten Donggala sebanyak 768 unit.

Jumlah ini di luar yang telah di bangun oleh Kementerian PUPR pada Kegiatan CERC. Ini telah selesai Desember 2021 yang lalu.

“Saat ini sedang di lakukan pembangunan huntap 775 unit di Kota Palu dan Kabupaten Donggala,” ujar Kasatgas Penanggulangan Bencana Pasca Gempa Bumi dan Tsunami Sulteng, Arie Setiadi Murwanto.

Kasatgas menyampaikan hal itu pada Rapat Koordinasi Teknis V Kegiatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabercana Sulawesi Tengah tahun 2022, di Palu, Selasa (11/10/2022).

Hadir Wali Kota Palu Hadianto Rasyid,bersama jajaran Pemkot Palu.

Selanjutnya Arie Setiadi mengatakan pihaknya menargetkan pembangunan itu selesai pada Juli 2023. Lalu, akan menyusul pembangunan huntap 1.566 unit yang saat ini masih dalam proses Lelang/Pengadaan.

“Harapan kami, proses pengadaan berjalan lancar sehingga dapat terkontrak pada Desember 2022 serta ditargetkan selesai pelaksanaan konstruksinya pada November 2023”, ujarnya.

Selanjutnya Arie menyampaikan bahwa saat ini sedang direncanakan pembangunan Huntap Petobo dan Huntap Satelit Lere. Untuk itu membutuhkan kerjasama antar pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk mendukung keterpaduan infrastruktur, sistem drainase, keterpaduan jaringan jalan, penyediaan air minum, dan infrastruktur permukiman lainnya.

Selain itu, khusus pada Huntap Satelit Lere, pembangunan infrastruktur permukiman terindikasi akan bersinggungan dengan beberapa kegiatan lain. Seperti Pembangunan Jembatan Palu IV, rencana Pembangunan Elevated Road, dan rencana pembangunan kolam retensi.

Menurutnya, hal ini perlu menjadi perhatian bersama agar pelaksanaannya dapat secara sinergis.

Kasatgas juga menyampaikan pentingnya mengawal proses peralihan dari NSUP-CERC ke CSRRP yang belum sepenuhnya berjalan dengan lancar. Terutama dalam hal serah terima aset, dan operasional, pemeliharaan kepada pemerintah daerah.

Pemeliharaan pascakonstruksi kegiatan NSUP-CERC selama ini masih mengalokasikan dana tanggap darurat BPPW Sulawesi Tengah. Harapannya Pemda dapat menyiapkan pendanaan dan sumber daya sejak dini sehingga proses penyelesaian serah terima nantinya dapat berjalan lebih baik.

Selain itu, harapannya pemda kabupaten/kota juga memberi dukungan untuk percepatan proses penerbitan PBG dan SLF serta proses sertifikat Tanah.
Pemberian kepemilikan hak atas tanah dalam bentuk sertifikat telah di lakukan pada 3 (tiga) lokasi
huntap yang telah selesai di bangun.

Capaian sertifikasi tanah yang telah oleh Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Tengah hingga saat ini yaitu 1000 dari total 1500 unit di Huntap Tondo-1, 1000 unit di Huntap Pombewe, dan 230 unit di Huntap Duyu. (aaa/PaluEkspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization