Selasa, 20 Oktober 2026

Sosialisasi Aturan dan Sanksi Adat Kelurahan, RW 05 Giliran Pertama di Talise Valangguni

Sosialisasi Aturan dan Sanksi Adat Kelurahan, RW 05 Giliran Pertama di Talise Valangguni
Lembaga Adat Kelurahan Talise Valangguni mensosialisasikan Aturan dan Sanksi Adat di RW 05, bertempat di Balai RW 05 Perum Citra Pesona Indah 1, Jumat malam (28/10/2022). Foto: Abidin/PE

Lembaga Adat Kelurahan Talise Valangguni, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu mensosialisasikan aturan dan sanksi adat kepada warga yang bermukim di kelurahan tersebut. Sosialiasi menyasar setiap RW.

PALU- Lembaga Adat Kelurahan Talise Valangguni, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu mensosialisasikan aturan dan sanksi adat kepada warga yang bermukim di kelurahan tersebut. Sosialiasi menyasar setiap RW.

Kali ini, RW 05 memperoleh kesempatan pertama  sosialisasi di lingkup Kelurahan Talise Valangguni. Sosialasisai yang dilaksanakan di Balai RW 05, Jumat malam (28/10/2022), dihadiri Ketua Lembaga Adat Kelurahan Drs H Atma Mado, dan  sekretarisnya Wahyu Syafaat SHi,  Kasie Pemerintahan Kelurahan Talise Valangguni,  Ketua RW 05 Drs Jamaluddin A Parenrengi Msi, serta seluruh ketua RT lingkup RW 05.

Sosialisasi diawali pembacaan Aturan dan Sanksi Adat Kelurahan oleh Sekretaris Lembaga Adat Kelurahan Talise Valangguni Wahyu Syafaat  dan dipandu Ketua RW 05, Jamaluddin A Parenrengi.

Baca juga: Penutupan Lomba di RW 05 Talise Valangguni, Camat Mantikulore Beri Bonus Juara Umum

Ada 17 poin uraian aturan adat dan sanksinya yang terbagi dari 7 poin katagori kewajiban dan 10 katagori larangan.

“Poin-poin aturan dan sanksi adat kelurahan ini selanjutnya akan disebarluaskan masing-masing ketua RT ke setiap warganya agar tersosialisasi dengan baik,” kata Wahyu yang juga merupakan kepala KUA Kecamatan Mantikulore.

Sementara  pantauan media ini, sejumlah poin aturan beserta sanksinya dipertanyakan kejelasannya oleh warga ketika memasuki sesi tanya jawab.  

Baca juga: Partisipasi Warga Perum Citra Pesona Indah 1 Palu pada Aksi Kebersihan, Ini kata Ketua RW 05

Di antaranya, aturan mengenai  kewajiban setiap orang atau warga menjaga kebersihan, keindahan, kenyamanan, keamanan, dan ketertiban bersama-sama di lingkungan rumah masing-masing. Adapun sanksinya berupa Givu alias denda satu ekor kambing jantan besar, berjanggut dan bertanduk. Penetapan givu tersebut mengacu pada Perda Nomor 9 Tahun 2016 tentang Kelembagaan Adat Kaili dan Peraturan Wali Kota Palu Nomor 36 Tahun 2017 tentang Pedoman Pelaksanaan Kelembagaan Adat Kaili.     

Aturan lainnya yang juga mendapat tanggapan dari warga yang hadir mengenai kewajiban  setiap warga masyarakat  melaksanakan kerja bakti di lingkungannya masing-masing yang dikoordinir oleh ketua RT/RW serta tokoh masyarakat. Sanksi adat jika poin tersebut tak diindahkan, akan dikenakan sanksi administrasi berupa, tak akan dibuatkan surat pengantar oleh ketua RT/RW serta tidak dilayani di kelurahan dalam pelayanan pengurusan administrasi kependudukan.  

“Sanksi tak dibuatkan surat pengantar merupakan hasil kesepakatan lembaga adat, Pemerintah Kelurahan, RT/RW, LPM, serta Satgas K5,” kata Ketua Lembaga Adat Kelurahan Drs H Atma Mado.

Bahkan berkembang wacana melalui usulan salah seorang peserta yang hadir untuk memberikan sanksi bagi warga yang tak membayar retribusi sampah, yaitu tidak dilayani di kelurahan dalam pelayanan pengurusan administrasi kependudukan.

Menjawab usulan tersebut, H. Atma Mado menyerahkannya ke Kasie Pemerintahan Kelurahan Talise Valangguni.

 “Pernah diterapkan sanksi itu tapi dianulir oleh pemerintah kota setelah Ombudsman meminta untuk dicabut karena menyalahi hak pelayanan setiap warga,” ujar Kasie Pemerintahan Kelurahan Talise Valangguni. 

Aturan lainnya yang juga mendapat attensi dari warga adalah larangan setiap warga menyimpan, menggunakan, dan mengedarkan narkoba dan sejenisnya di wilayah Kelurahan Talise Valangguni. Bahkan, salah seorang warga yang memiliki latar belakang disiplin ilmu hukum meminta revisi redaksionalnya. Alasannya, sangat sulit melaksanakan aturan tersebut karena memposisikan warga seolah aparat yang harus menyaksikan dan menangkap tangan pelaku, dan itu sulit dilakukan. Begitupula untuk melaporkannya, akan membuka celah gugatan balik sebagai pencemaran nama baik dari orang yang dilaporkan.

Sosialisasi yang dilaksanakan mulai pada pukul 19.45 Wita, berakhir pada pukul 22.00 Wita.

“Berhubung sudah pukul 10.00 malam, sosialisasi ini barangkali sudah dianggap cukup dan kita tutup,” kata Ketua Lembaga Adat Kelurahan H Atma Mado mengakhiri sesi tanya jawab sekaligus menutup kegiatan sosialisasi tersebut. (bid/paluekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam