Selasa, 20 Oktober 2026

BKKBN Targetkan Kaum Milenial Sasaran Utama Bangga Kencana

BKKBN Targetkan Kaum Milenial Sasaran Utama Bangga Kencana
Kepala BKKBN Dr. (H.C) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) menghadiri kegiatan konsolidasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar oleh perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah di Hotel Santika Palu, Rabu (02/11/2022).. Foto: Istimewa

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Dr. (H.C) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) mengatakan BKKBN targetkan kaum milenial akan menjadi sasaran utama program intervensi Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).

Pernyataan Hasto tersebut disampaikan dalam kegiatan konsolidasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar oleh perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah di Hotel Santika Palu, Rabu (02/11/2022).

Dalam sambutannya Hasto menjelaskan bahwa Presiden Joko Widodo melalui Perpres Nomor 72 Tahun 2021 menitikberatkan perhatian kepada kaum milenial sebagai penentu generasi emas 2045. Makanya, BKKBN targetkan kaum milenial sasaran utama Program Bangga Kencana.

Baca juga: Paket Stimulus Stunting Untuk Warga Palu

“Yang muda-muda harus diperhatikan. Generasi milenial dan post milenial adalah sasaran utama Program Bangga Kencana,  pola komunikasi harus berubah, lebih berkarakter digital dan aktif di sosial media,” kata Hasto.

Hasto menjelaskan, BKKBN memiliki Forum Generasi Berencana (Forum Genre) yang anggotanya adalah para remaja tersebar di Provinsi hingga Desa di seluruh Indonesia. Genre sendiri memiliki beberapa salam, satu diantaranya adalah Salam Genre yang bermakna tidak menikah muda, tidak melakukan seks bebas dan tidak menggunakan narkoba.

Selain itu, Hasto juga menegaskan bahwa tantangan Sumber Daya Manusia (SDM) bangsa Indonesia saat ini bukan hanya stunting, tetapi masalah mental disorder juga menjadi perhatian.

Mental disorder disebut juga dengan gangguan mental atau jiwa adalah kondisi kesehatan yang memengaruhi pemikiran, perasaan, perilaku, suasana hati, atau kombinasi diantaranya. Kondisi ini dapat terjadi sesekali atau berlangsung dalam waktu yang lama (kronis).

Baca juga: Tak Akurat Data Stunting Parimo

“Mental emotional disorder menempati urutan ke dua setelah stunting yaitu sebanyak 9,8 persen. Gangguan ini bisa ringan hingga parah, yang dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ini termasuk melakukan kegiatan sosial, pekerjaan, hingga menjalani hubungan dengan keluarga,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan pengukuhan kepada Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting, diataranya Danrem 132 Tadulako, Ketua Persit Kartika Candra Kirana Korcab Rem 132/PD XII/Merdeka, Ketua TP.PKK Kabupaten Banggai, Wakil Bupati Parigi Moutong, Wakil Bupati Poso, Wakil Bupati Tojo Una-Una, Wakil Bupati Banggai, Wakil Bupati Donggala dan Wakil Wali Kota Palu sebagai Bunda Asuh Anak Stunting.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah Tenny Calvenny Sariton, S.Sos., M.M mengatakan, kegiatan rekonsiliasi dilatar belakangi oleh Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Adapun tujuan diselenggarakannya rekonsiliasi adalah untuk mensinergikan program percepatan penurunan stunting di Provinsi Sulawesi Tengah, meningkatkan kualitas pelaksanaan percepatan penurunan stunting dan mewujudkan kesepahaman bersama TPPS tingkat provinsi hingga Kabupaten/Kota untuk menggali permasalahan atau kendala dalam proses implementasi program percepatan penurunan stunting serta meningkatkan komitmen dan peran pemerintah daerah dalam proses kerjasama TPPS.

“Adanya kegiatan rekonsiliasi ini diharapkan dapat meningkatkan kerjasama lintas sektor antara anggota tim percepatan penurunan stunting Provinsi Sulawesi Tengah serta meningkatnya sinergitas program kegiatan percepatan penurunan stunting dalam mewujudkan lima pilar strategi-strategi nasional dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting,” kata Tenny.

Sementara itu Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura yang diwakili oleh Pejabat Sekretaris Daerah Dr. Rudi Dewanto, SE, MM, mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan rekonsiliasi, semua stakeholder akan memiliki kesamaan data, pemahaman dan tindakan untuk gotong royong menurunkan prevelensi stunting Sulawesi Tengah dari 29,7% menjadi 11% pada tahun 2024.

Rudi pun berharap dengan hadirnya Kepala BKKBN dapat memberikan pencerahan dan penguatan kepada seluruh TPPS se-Sulawesi Tengah. Selain itu, dengan adanya pengukuhan Bapak dan Bunda asuh anak stunting dapat membantu penanggulangan stunting di Provinsi Sulawesi Tengah.

“Dengan hadirnya Kepala BKKBN RI semoga dapat memberikan pencerahan dan penguatan kepada seluruh TPPS se-Sulawesi Tengah dengan harapan dapat menurunkan prevelensi stunting di Sulawesi Tengah,” ucapnya. (bid/paluekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam