Sabtu, 8 Agustus 2026

Evaluasi Tindaklanjut Temuan BPK RI, BAP DPD RI Kunjungi Kejati Sulteng

Ketua BAP DPD RI Ajiep Padindang menerima plakat dari Kajati Sulteng H Agus Salim usai rapat konsultasi antara Kejati Sulteng dengan BAP DPD RI, Kamis (26/1/2023), di aula kantor Kejati Sulteng. Foto: Abidin/PE

Badan Akuntabilitas Publik (BAP) Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar rapat konsultasi dengan Kejaksaan Tinggi Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis (26/1/2023), di aula kantor Kejati Sulteng.
Rapat konsultasi di Kejati Sulteng tersebut merupakan rangkaian agenda kunjungan BAP yang dipimpin Ketua BAP DPD RI Dr H Ajiep Padindang, SE, MM ke Kota Palu.

Sebelum ke Kejati Sulteng, Ketua BAP DPD RI Ajiep Padindang bersama delapan anggota BAP DPD RI lainnya berkunjung ke kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah di Jalan Moh Yamin Kota Palu. Mereka itu adalah Wakil Ketua III BAP Mirati Dewaningsih dari Dapil Maluku, Dr Abdul Rachman Thaha, SH,MH (Sulawesi Tengah), H. M Syukur SH, MH (Jambi) Drs .Ahmad Bastian SY (Lampung), Ir. H Cholid Mahmud MT (DIY), Adilla Aziz, SE (Jawa Timur), Zaenal Arifin, A.Md. Kep (Kalimantan Timur), dan H Almalik Pababri (Sulawesi Barat).

BAP DPD RI kunjungi Kejati Sulteng dan menggelar rapat konsultasi, Kamis (26/1/2023), di aula kantor Kejati Sulteng. Foto: Abidin/PE

Rombongan anggota DPD RI ini tiba di kantor Kejati Sulawesi Tengah, sekitar pukul 13.00 Wita dan disambut Kepala Kejati Sulteng H. Agus Salim, SH, MH. Kemudian dilanjutkan rapat konsultasi yang dihadiri pejabat utama Kejati Sulteng dan tiga Kepala Kejari.
Rapat konsultasi dalam rangka Tindaklanjut Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (HPS) I Tahun 2023 BPK RI yang berindikasi Kerugian Negara, dipimpin Ketua BAP DPD RI Ajiep Padindang bersama Kajati Sulteng H Agus Salim.
Kajati Sulteng dalam mengawali sambutannya, terlebih dahulu memaparkan kondisi Sulawesi Tengah termasuk lompatan pembangunannya.
Agus Salim mengakui, sebelum menjejakkan kaki di Sulawesi Tengah dalam rangka menjalankan amanah sebagai Kajati Sulteng, belum memiliki detail daerah di provinsi ini. Dia hanya mengenal Donggala sebagai sentra penghasil kelapa. Sedangkan kabupaten lain, Agus mengaku belum begitu memahaminya.
“Sebelum saya menginjakkan kaki di Sulteng, yang saya kenal hanya Donggala karena daerah penghasil kelapa,” ujarnya.

BAP DPD RI kunjungi Kejati Sulteng dan menggelar rapat konsultasi, Kamis (26/1/2023), di aula kantor Kejati Sulteng. Foto: Abidin/PE

Namun kini, Sulteng begitu terkenal hingga ke mancanegara karena sumber daya alamnya yang melimpah, terutama sumber daya mineralnya. Di antaranya, di Kabupaten Morowali, Morowali Utara, Kabupaten Banggai dan sebagainya.
Tapi kini, Sulawesi Tengah mengalami lompatan pembangunan yang sangat tinggi melalui sumbangsih investasi di Kabupaten Morowali yang mencapai Rp23 Triliun.

Kajati Sulteng juga memaparkan kondisi penanganan pidana di daerah ini. Menurutnya, kasus penyalahgunaan mendominasi hingga mencapai angka 80 persen. Selanjutnya mengenai perkara penyakit masyarakat, hingga kasus-kasus penipuan.
“Karena di sini erat kaiatannya dengan wilayah pertambangan maka banyak juga terjadi tindak pidana penipuan. Misalnya soal pengurusan lahan yang berujung penipuan,” ujarnya. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital