Selasa, 19 Mei 2026

Revitalisasi Bahasa Daerah di Sulteng Butuh Kepastian Regulasi

Revitalisasi Bahasa Daerah di Sulteng Butuh Kepastian Regulasi
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Sulteng Ir.H.M Faizal Mang, MM yang membacakan sambutan Gubernur Sulteng Rusdy Mastura saat membuka Rakor Antarinstansi dalam rangka Implementasi Model Perlindungan Bahasa Daerah pada Kamis (16/3/2023) di hotel BW Coco. Foto: Biro Adpimsetdaprov

Bahasa daerah sebagai kekayaan budaya Sulteng mesti dijaga kelestariannya lewat program-program revitalisasi.

Hal ini dikatakan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Sulteng Ir.H.M Faizal Mang, MM yang membacakan sambutan Gubernur Sulteng Rusdy Mastura saat membuka Rakor Antarinstansi dalam rangka Implementasi Model Perlindungan Bahasa Daerah pada Kamis (16/3/2023) di hotel BW Coco.

Rakor difasilitasi Balai Bahasa Provinsi Sulteng dengan mengundang lebih kurang 50 peserta yang merupakan penggiat bahasa daerah dari Kota Palu, Kabupaten Donggala, Poso, Banggai dan Banggai Kepulauan.

Baca juga : Balai Bahasa Sulteng Gelar Diseminasi UKBI Pemangku Kepentingan Tingkat SMP

Turut hadir Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Prof. E. Aminuddin Aziz, MA, Ph.D dan Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulteng Dr. Asrif, M.Hum.

Asisten mengatakan bahwa hilangnya bahasa daerah disebabkan beberapa faktor, misalnya para orangtua selaku penutur asli sudah banyak yang meninggal.

Selain itu faktor kawin-mawin dengan pasangan dari daerah lain yang beda bahasa daerah mengakibatkan di dalam keluarga jadi lebih sering menggunakan Bahasa Indonesia untuk komunikasi sehari-hari.

baca juga : Lomba Penulisan Cerpen, Kepala Balai Bahasa Sulteng: Upaya Mencari Bibit Unggul Penulis

Dengan kegiatan ini, asisten berharap semoga dapat dijalin sinergitas untuk melahirkan regulasi pada tingkat provinsi maupun kabupaten/kota sebagai tindak lanjut Permendagri Nomor 40 Tahun 2007 tentang pedoman bagi kepala daerah dalam pelestarian dan pengembangan bahasa negara dan bahasa daerah.

“Semoga dengan langkah tersebut dapat mencegah hilangnya bahasa daerah dan sekaligus mendorong penggunaan bahasa daerah sebagai pelengkap penggunaan Bahasa Indonesia, misalnya digunakan pada tahap awal pendidikan di sekolah-sekolah untuk menyampaikan pengetahuan dan keterampilan tertentu” ungkap asisten untuk merevitalisasi bahasa daerah. (bid/paluekspres)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Eksplorasi Ritme Permainan Berbasis Data Real-Time Menghadirkan Perspektif Segar dalam Dunia Gaming Interaktif
Evaluasi Matematis Pola Distribusi Simbol Mahjong Ways Dalam Ekosistem Kombinasi Dengan Variasi Nonlinier
Investigasi Pola Adaptif Grid Mahjong Ways Dalam Menghasilkan Distribusi Simbol Dengan Struktur Variatif
Studi Komputasional Dinamika Interaksi Reel Mahjong Ways 3 Menggunakan Kerangka Sistem Stokastik Berkelanjutan
Adopsi Teknologi Machine Learning Menghadirkan Tren Baru dalam Pengembangan Sistem Game Interaktif Modern
Inovasi Visual dan Algoritma Dinamis Menghadirkan Dimensi Pengalaman Baru pada Platform Gaming Masa Kini
Kajian Probabilistik Ragam Kombinasi Mahjong Ways 2 Menggunakan Model Distribusi Interaktif Multilevel
Metode Statistik Adaptif Kini Menjadi Kunci Memahami Pergeseran Ekosistem Game Digital Modern
Evolusi Sistem Interaktif Masa Kini Membentuk Cara Baru Pengguna Memahami Dinamika Digital Harian
Studi Perilaku Digital Terkini Mengungkap Pergeseran Strategi Pengguna dalam Ekosistem Interaktif Modern