Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (DKIPS) Provinsi Sulawesi Tengah memberikan edukasi mengenai literasi digital bagi siswa siswi SMAN 9 Sigi menghadapi Pemilu 2024.
Edukasi yang dikemas dalam bentuk workshop dan merupakan agenda tahunan DKIPS Sulteng dengan mengunjungi sekolah-sekolah di provinsi ini, kali ini dilaksanakan di SMAN 9 Sigi, Desa Pakuli, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Rabu (5/4/2023).
Peserta workshop mengenai media sosial dan dunia digital ini sebanyak 50 orang, terdiri dari siswa dan siswi kelas 11 dan beberapa tenaga pendidik SMA Negeri 9 Sigi, dengan mengangkat tema “Cerdas Bermedia Sosial Bagi Pemilih Pemula Berbasis Gender Dalam Menghadapi Pemilu 2024”.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) DKIPS Provinsi Sulteng, Hasim R, selaku narasumber menjelaskan, literasi digital terhadap media sosial sangat penting untuk diketahui. Apalagi saat ini sudah memasuki momen pesta demokrasi untuk menghadapi Pemilu 2024. Dan, pada momen ini sangat banyak informasi yang tidak benar (Hoax) tersebar luas di masyarakat.
“Tidak bisa dipungkiri banyak dari pengguna itu hanyut terhadap media sosial, hanyut dalam artian tidak mampu mengendalikan dirinya dan tentunya akan merugikan dirinya sendiri serta orang lain,” kata Hasim.
Ia juga menjelaskan, dalam bermedia sosial ini harus cerdas, baik dalam memberikan informasi maupun menyebarluaskan informasi. Sehingga, media sosial tidak disalahgunakan ke hal-hal yang merugikan.
Beberapa hal yang paling sering dijumpai dan menimbulkan kerugian di antaranya, mengupload hal yang berbau pornografi, mengumpat dengan kata-kata kasar, berjudi, memberikan informasi palsu (hoax), serta penipuan. Dan, yang paling sering dijumpai juga adalah adu domba antarmasyarakat pendukung mendekati pemilu, yang berujung keributan.
“Hal-hal itu terjadi karena pengguna media sosial tidak cerdas, makanya harus dikasih cerdas,” ujar Hasim.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SMA Negeri 9 Sigi yang diwakili oleh Herlina selaku guru mata pelajaran Bahasa Indonesia mengucapkan terima kasih dan sangat mengapresiasi kehadiran DKIPS Provinsi Sulawesi Tengah yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Sehingga, adik-adik SMA Negeri 9 Sigi mengetahui bagaimana cara bermedia sosial dengan baik sekaligus memahami bagaimana itu berita hoaks.
“Barangkali bukan hanya seperti saat ini, kalau boleh diprogramkan di sekolah-sekolah setiap tahunnya agar adik-adik siswa siswi dapat cerdas dalam bermedia sosial,” pinta Herlina.
Sementara itu, Haikal selaku ketua OSIS SMA Negeri 9 Sigi mengakui kegiatan ini sangat bermanfaat bagi dirinya dan rekan-rekannya. Ia dapat mengetahui bagaimana ciri-ciri berita hoaks dan mengerti bahwa setiap berita yang ada harus dicek terlebih dahulu kebenarannya sebelum disebarluaskan.
“Dalam penggunaan media sosial saya belum terlalu mengetahui tentang berita hoaks. Jadi, dengan adanya pelatihan ini saya bisa tau kalau berita itu bisa dicek dulu tidak boleh langsung dipercaya begitu saja,” ucap Haikal. (biro adpim)






