Minggu, 17 Mei 2026
Opini  

Pembelajar Merdeka

MHD Natsir Yunas. Foto: Istimewa

Oleh MHD. Natsir Yunas (Dosen Departemen Pendidikan Luar Sekolah UNP Padang)

Pelaksanaan setiap proses belajar seharusnya memberikan kesempatan kepada setiap pembelajarnya mengembangkan potensi yang dimiliki. Proses belajar tidak boleh mengekang dan memaksakan sesuatu yang dapat menghambat proses berkembangnya potensi peserta didik. Pembelajaran harus dilaksanakan senyaman mungkin dan tidak menakutkan. Karenanya jika pembelajaran tidak lagi membuat nyaman, maka proses belajar sudah keluar dari tujuan pendidikan. Karena tujuan akhir dari pendidikan adalah memerdekakan setiap peserta didiknya dari berbagai bentuk keterbelakangan, penindasan dan pemaksaan. Mereka yang tidak tahu menjadi paham, yang takut menjadi nyaman, dan yang tidak bisa menjadi meningkat kompetensinya.

Haruslah dipahami bahwa mengembangkan potensi peserta didik berarti mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki, bukan memaksakan segala sesuatu yang tidak diminatinya. Apalagi mematikan sesuatu yang menjadi motivasi belajarnya. Karena pendidikan adalah proses untuk mengarahkan dan mengembangkan segala potensi yang sudah dimiliki setiap peserta didik. Karenanya, ketika sejak awal pemahaman terhadap makna pendidikan dan pembelajaran sudah benar, maka kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan akan menjadi sesuatu yang mudah dan diminati oleh peserta didiknya.

Perguruan tinggi sebagai tempat bermukinya para insan akademis menjadi gambaran proses merdeka belajar yang sesungguhnya. Memberikan akses kepada para mahasiswa untuk berpikir kritis akademis. Memberikan kesempatan kepada mereka untuk dapat berfikir kritis terhadap segala sesuatu, terlebih kepada realitas sosial dan kenyataan hidup di masyarakat. Menjadi pembelajar merdeka yang bukan hanya peduli kepada peningkatan kemampuan kognitif dan psikomotoriknya semata, tetapi lebih dari itu juga harus memiliki kemampuan sosial yang memadai.

Pembelajar merdeka tidak semata dituntut untuk meningkatkan kemampuannya dengan berbagai skill agar siap bekerja di masyarakat. Tetapi para mereka juga harus memiliki kemampuan sosial, sehingga bisa bersimpati, berempati kepada masyarakat. Pembelajar yang merdeka harus peka dengan kehidupan sosial, menjadi solusi terhadap persoalan yang terjadi di masyarakat. Pembelajar merdeka seharusnya menjelma menjadi kelompok intelektual kritis, menjadi motor penggerak untuk perubahan ke arah yang lebih baik. Berupaya untuk meningkatkan kemampuan diri dan masyarakatnya secara berimbang (balance).

Haruslah dipahami, bahwa proses pembelajaran di era merdeka belajar  merupakan salah satu perwujudan pembelajaran yang berpusat pada peserta didiknya (student centered learning). Walaupun dalam kenyataannya belum sepenuhnya tergambarkan dalam prakteknya. Pembelajaran yang menuntut adanya pengembangan inovasi, kreativitas, kapasitas, kepribadian, dan kebutuhan peserta didiknya. Kemampuan untuk mengembangkan kemandirian dalam mencari dan menemukan pengetahuan melalui realitas dan dinamika yang terjadi di lapangan. Seperti memahami skill yang dibutuhkan dalam masyarakat, melakukan interaksi sosial, berkolaborasi, mengelola kemampuan dirinya dan memiliki target dan pencapaian yang harus diwujudkannya.

Jadi pembelajar merdeka  merupakan pembelajar yang memiliki kebebasan dalam berfikir dan bersikap. Tidak hanya terbatas pada sistem dan proses administratif belajar yang merdeka. Seperti memberikan kesempatan belajar keahlian di luar keahian yang diminati. Karena hal ini hanyalah persoalan teknis, bukan tujuan akhir dari pendidikan. Tujuan akhir pendidikan sesungguhnya adalah memberikan kesempatan kepada setiap peserta didiknya dalam bersikap berdasarkan kompetensi yang dimiliki. Sehingga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kondisi lingkungan di sekitranya.

Pembelajar yang merdeka haruslah lebih kreatif dalam mencari berbagai sumber ilmu tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Alam yang begitu luas di dunia ini akan memberikan kesempatan belajar kepada setiap individu. Terlebih lagi training selama pandemi lalu dengan pembelajaran daring telah membuka kesempatan kepada para peserta didik untuk belajar dari berbagai sumber yang dapat membantu mereka memahami materi belajarnya.

Dalam hal ini lembaga pendidikan harus menyiapkan pembelajarnya menghadapi perubahan sosial, budaya, dunia kerja dan kemajuan teknologi yang pesat. Kesesuaian antara yang dipelajari dengan kebutuhan masyarakat harus disiapkan. Lembaga pendidikan dituntut untuk dapat merancang dan melaksanakan proses pembelajaran yang inovatif agar peserta didiknya dapat meraih capaian pembelajaran mencakup aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara optimal dan selalu relevan.  Namun lebih dari itu semua lmbaga pendidikan juga harus menyiapkan peserta didiknya sebagai calon pemimpin di masa depan. Pemimpin yang mampu mengelola berbagai sumber daya yang ada untuk kesejahteraan masyarakatnya.

Oleh sebab itu, menjadi pembelajar merdeka haruslah diwujudkan dalam tiga tahapan proses pendidikan yang menghargai peserta didiknya sebagai individu yang memiliki kemerdekaan berpikir dan berbuat. Tahapan proses tersebut antara lain adalah, pertama merdeka sebelum pembelajaran berlangsung. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan proses pendidikan yang akan dijalani oleh peserta didik adalah pilihan sendiri bebas dari paksaan siapapun. Tidak ada istilah salah memilih jurusan, memenuhi tuntutan orang tua dan alasannya.

Kedua, merdeka saat proses belajar berlangsung. Hal ini dapat diwujudkan dengan memberikan kesempatan kepada peserta didik mengembangkan kemampuan dan kreativitas belajarnya. Tidak ada lagi pelajaran yang membuat mereka tidak nyaman di dalamnya.  Karena materi pelajaran dan pendidik yang mengajarnya sangat mendukung terjadinya proses belajar yang merdeka.

Ketiga adalah merdeka di akhir proses belajar. Bahwa peserta didik diberikan kebebasan untuk menentukan jalan hidupnya setelah melewati proses belajar yang begitu panjang. Mereka tidak perlu ditutut untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian mereka. Karena bisa saja menjadi pengusaha atau berbagai bidang profesi yang memang diminati.

Semoga saja dengan menjalani tiga tahapan ini peserta didik mendapatkan kemerdekaan dalam proses belajarnya. Mengasah potensi yang dimiliki agar bisa bermanfaat bagi dirinya dan masyarakat di sekitarnya. (bid/paluekspres)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan
Kajian Ritme dan Sebaran Aktivitas dari Evaluasi Sesi Pemula Mahjongways di Kasino Online
Standarisasi Operasional Kasino Online melalui Pemantauan Intensif Pergerakan RTP PGSoft Mingguan per User
Standarisasi Operasional Kasino Online lewat Kontrol Terukur terhadap Dinamika RTP Mingguan User
Bagaimana Strategi Adaptif Mahjongways Kasino Online Merespons Perkembangan AI di Industri
Modernisasi Algoritma Permainan Live RTP PGSOFT melalui Integrasi Teknologi AI
Analisis RTP PGSoft Berbasis Kalkulus Probabilis dalam Kerangka Konfigurasi Matematik Berakurasi Tinggi
Mahjong Ways 2 Kasino Online Tunjukkan Indikasi Stabilitas Ketika Pola Berulang Mulai Terbaca
Distribusi Data Nonlinear dalam Sistem Analitik Adaptif pada Gates of Olympus Super Scatter
Telaah Mendalam RTP dengan Kalkulus Probabilis dan Rancangan Konfigurasi Matematik Berpresisi Tinggi
Membaca Sosiometri Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Pengamatan Visual dan Stabilitas Sistem