Pemprov Sulteng Gandeng Untad Kerjasama Riset dan Inovasi

  • Whatsapp
Gubernur Sulteng Rusdy Mastura foto bersama saat kunjungan kerja ke Untad untuk menjalin kerjasasama, Senin (27/11/2023). Foto: Biro Adpim Setdaprov

Palu, PaluEkspres.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) menggandeng Universitas Tadulako (Untad) untuk bekerjasama melalui riset dan teknologi di bidang kajian ilmiah.

 “Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada jajaran Universitas Tadulako yang telah menggelar karpet merah kepada pemerintah daerah untuk membangun kerjasama antara institusi akademik dan eksekutif demi optimalisasi pembangunan daerah,” kata Gubernur Sulteng Rusdy Mastura saat kunjungan kerja ke Untad untuk menjalin kerjasasama, Senin (27/11/2023).  

Bacaan Lainnya

Menurutnya, hasil kerjasama di bidang riset dan inovasi tersebut, selanjutnya akan dieksekusi oleh organisasi perangkat daerah sesuai tugas dan wewenangnya. Sehingga, bisa memenuhi kebutuhan Sulteng terkait strategi percepatan dan loncatan yang jauh ke depan untuk mengejar ketertinggalannya dengan daerah-daerah yang sudah lebih dulu maju di indonesia.

Melalui kerjasama ini, Gubernur Rusdy Mastura mengharapkan, dedikasi dan kontribusi civitas akademik Untad untuk melakukan pendalaman dan kajian ilmiah yaitu ; pertama, mengenai perhitungan dana bagi hasil (DBH) yang proporsional bagi fiskal Sulawesi Tengah, untuk dijadikan bahan laporan kepada pemerintah pusat.

Kedua, mengembangkan komoditi hortikultura unggulan Sulawesi Tengah seperti kelapa hibrida dan bibit anggur super.

Ketiga, melakukan inseminasi buatan pada sapi bali, sapi donggala dan sapi limosin.

Keempat, menyelidiki tentang peradaban megalitikum Sulawesi Tengah yang berusia lebih tua dari piramida mesir, lalu jejak penyebaran Islam tertua nusantara yang dibawa Imam Sya’ban dan juga Wallacea Line (Garis Wallace) yang menginspirasi lahirnya teori Darwin.

“Besar harapan kami dengan terjalinnya kerjasama strategis dengan universitas tadulako akan berimplikasi bagi suksesnya gerak cepat membangun Sulawesi Tengah berbasis riset dan inovasi” kata gubernur.

Gubernur menambahkan, Sulawesi Tengah adalah daerah yang indah dan kaya dengan 8 jenis komoditi tambang unggulan, terutama nikel yang pada saat ini bernilai tinggi di pasaran dan sangat diminati investor.

“Kita patut bersyukur dan merespon dengan cepat atas terbitnya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibukota Negara, sebagai peluang kita untuk dapat mengoptimalisasi sektor-sektor potensial di Sulawesi Tengah sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN), penyumbang fiskal daerah dan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat”jelas Gubernur Rusdy Mastura,” ujarnya.

Pos terkait