Minggu, 9 Agustus 2026

Nama-nama Orang Ini Menyedihkan, Horor hingga Bikin Kita Terbahak

AFSEL, PE – Apalah artinya sebuah nama. Peribahasa itu sudah lama adanya. Namun bagi anak-anak di Zambia, Afrika Selatan, mungkin mereka berharap nama yang disematkan bisa lebih layak dan bagus.

Itu ditangkap kontributor BBC Chris Haslam yang melakukan perjalanan ke Zambia. Di tengah tugasnya, dia menemukan nama-nama yang tidak biasa. Nama yang bikin miris, bikin sedih, tetapi secara garis besar bikin tertawa ngakak.

Salah satu nama yang dikenalkan padanya adalah Mulangani. Mulangani adalah seorang bocah lelaki yang ditemuinya di salah satu desa. Kepada sopirnya, Mavuto, Haslam bertanya arti nama itu. ”Mulangani diambil dari bahasa Nguni. Artinya, hukum saya. Atau secara formal berarti, dia yang harus dihukum,” kata Mavuto, sopir Haslam. Hah? Siapa yang memberikan nama jelek itu?

”Mungkin ayahnya. Mungkin juga ketua suku.” Memang, di Zambia dan Zimbabwe, sangat umum bila orang tua, khususnya di pedalaman, mengundang ketua suku untuk memberi nama bayi yang baru lahir. ”Kadang, ketua suku ingin menghukum keluarga itu. Atau, dia berpikir anak baru itu terlalu berat bagi keluarga. Jadi namanya biasa apa saja,” sambung Mavuto.

Selang beberapa hari, nama-nama tidak biasa lain dihadapkan kepada Haslam. Dia bertemu dengan Chilumba yang artinya kuburan kakak lelaki saya, Balaudye alias saya akan dimakan, Soca yang berarti nasib buruk, dan bahkan Chakufwa yang terjemahannya, sudah mati.

Tetapi tidak hanya yang buruk. Haslam juga berkenalan dengan Daliso yang berarti diberkati dan Chikondi yang artinya cinta. Dan, dikisahkan Haslam, dua orang tersebut terlihat lebih bahagia dibandingkan orang-orang bernama unik lain yang sudah dikenalnya.

”Dalam kultur Afrika, ada trend pemberian nama sesuai dengan situasi saat mereka dilahirkan,” ujar Clare Mulkenga-Chilambo, pekerja sosial di SOS Children’s Villages di Zambia. ”Untung bagi mereka yang lahir di situasi cerah dan bahagia. Namun, tidak untung bagi yang lain,” ujar Clare.

Situasi buruk itu bisa berupa apa saja. Salah satunya mengenai kenyataan kalau Zambia sudah dikuasai HIV dan AIDS. Angkanya memang turun. Pada 2015 secara global di Zambia, lima ribu anak dan 55 ribu orang dewasa terinfeksi HIV/AIDS. Dari angka itu diperkirakan ada 380 anak jadi yatim piatu karena orang tua mereka meninggal dunia karena HIV/AIDS dan 85 ribu anak lain mengidap HIV.

Dan, nama anak-anak itu pun tidak jauh dari keputusasaan tersebut. Tanya saja Massiye yang artinya yatim piatu. Atau, Chisonis (kesedihan) dan Chimwamsozi yang berarti peminum air mata. Yang lebih sadis lagi, ada anak berusia sembilan tahun yang bernama Komasi. Artinya, bunuh dia. Komasi punya adik, namanya Komaniso, artinya, bunuh dia juga.

Dijelaskan Clare Mulenga-Chilambo nama itu bisa berubah kalau mereka memutuskan menjadi Kristen. ”Mereka akan dibaptis dan mendapatkan nama Kristen. Itu adalah kesempatan untuk melepaskan nama tradisional mereka,” sambungnya.

Mulangani kecil yang berbincang dengan Haslam mengatakan dia akan dibaptis dan mengubah namanya menjadi Emanuel. ”Artinya, Tuhan bersama saya,” kata Mulangani diikuti senyum yang lebar.

Lantas, apa arti nama Mavuto yang menjadi sopir Haslam? ”Arti nama saya? Masalah,” katanya.

(BBC/tia/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital