oleh

Para Pria, Pastikan Prostat Kamu Sehat dengan Mengkonsumsi 8 Makanan Ini

JAKARTA, PE – Salah satu kanker yang paling ditakuti kaum adam adalah kanker prostat. Tak hanya kanker, masalah yang sering terjadi pada prostat adalah pembesaran kelenjar prostat.

Harus dipahami bahwa kelenjar prostat merupakan bagian reproduksi penting dari laki-laki. Fungsi utama prostat adalah untuk mengeluarkan cairan prostat yang merupakan salah satu komponen utama dari air mani.

Pembesaran prostat umumnya dialami kalangan orang tua namun kini bergeser ke usia muda. Gejalanya, sering ingin buang air kecil, terutama pada malam hari karena masalah aliran urin dan kandung kemih bocor.

Kendati demikian, penyakit ini bisa dicegah dengan makanan dan olahraga. Dilansir Boldsky, Senin (27/3), ada daftar makanan yang membantu prostat tetap sehat dan pada saat yang sama mencegah risiko kanker prostat:

Brokoli

Brokoli dikenal karena sifat antikanker. Brokoli mengandung senyawa khusus yang disebut sulforaphanes yang mengurangi risiko kanker prostat.

Delima

Kaya akan antioksidan, buah delima membunuh sel-sel kanker yang mempengaruhi prostat. Juga, untuk orang-orang yang telah menjalani operasi prostat, baik jika minum secangkir rebusan buah delima setiap hari.

Teh Hijau

Teh hijau mengandung antioksidan penting bernama catechin. Kandungan ini menurunkan kadar kolesterol, dan memerangi sel kanker.

Biji Labu

Biji labu kaya akan omega-3, seng dan karotenoid. Kandungan ini membantu dalam mengurangi risiko kanker prostat.

Kunyit

Dikenal karena sifat anti-inflamasi yang dikandung di dalam kunyit. Beberapa penelitian telah menyimpulkan bahwa kunyit ampuh mencegah penyebaran metastasis untuk memerangi kanker prostat.

Lemak Ikan

Kaya akan asam lemak omega-3.  Ikan berlemak seperti salmon menurunkan tingkat kolesterol jahat dan efektif menurunkan risiko kanker prostat.

Kacang

Kacang-kacangan mengandung vitamin E, kalsium dan mineral dalam memerangi kanker prostat.

Berries

Berbagai jenis buah seperti stroberi dan blackberry mengurangi risiko kanker karena mengandung antioksidan.

(cr1/JPG/PE)

News Feed