Jumat, 30 Oktober 2026
Palu  

Periode April 2024, Inflasi Sulteng 0,05 Persen

Kepala BPS Sulteng, Simon Sapary didampingi Kadis Kominfo Santik Sulteng Sudaryano R. Lamangkona, Kamis (2/5/2024), pada press rilis yang dilaksanakan BPS Sulteng, di ruang video converence BPS. Foto: Kominfo Sulteng

Palu, PaluEkspres.com – Perkembangan harga berbagai komoditas pada April 2024 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS Provinsi Sulawesi Tengah di 4 kabupaten/kota, tingkat inflasi pada bulan April 2024 atau m-to-m sebesar 0,05 persen. Sedangkan inflasi y-to-d sebesar 1,12 persen.

“Tingkat Inflasi bulanan Sulawesi Tengah pada April 2024 sebesar 0,05 persen, lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencapai 0,55 persen,” kata Kepala BPS Sulteng,  Simon Sapary, Kamis (2/5/2024),  pada press rilis yang dilaksanakan setiap awal bulan berjalan, kali ini dilaksanakan di tempat yang sama, ruang video converence BPS Sulawesi Tengah.

Simon Sapary pada kegiatan yang dihadiri Kepala Dinas Kominfo Santik Provinsi Sulteng Sudaryano Lamangkona, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulteng Nelson Metubun, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sulteng tersebut, secara rinci menyebutkan Tingkat inflasi bulan April 2024 secara m-to-m untuk 4 kabupaten/kota di Sulteng.

Inflasi m-to-m atau bulanan untuk Luwuk adalah -0,53 persen. Tiga komoditas penyumbang terbesar terhadap inflasi di Luwuk yaitu telur ayam ras, angkutan udara, daging ayam ras. Sedangkan 3 komoditas penyumbang terbesar deflasi adalah, beras, bahan bakar rumah tangga, ikan selar atau ikan tude.

Selanjutnya, inflasi m-to-m untuk Morowali mencapai 0,11 persen. Tiga komoditas penyumbang terbesar terhadap inflasi di daerah kaya tambang itu adalah tomat, bawang merah, ikan kembung/ ikan gembung.

Inflasi m-to-m untuk Tolitoli sebesar 0,94 persen. Tiga komoditas penyumbang terbesar terhadap inflasi di kota Cengkeh itu adalah bawang merah, cabai rawit, sigaret kretek mesin (SKM).

Sedangkan di kota Palu pada April 2024 mengalami deflasi 0,08 persen. Tiga komoditas penyumbang terbesar terhadap inflasi di ibukota provinsi Sulteng itu adalah emas perhiasan, tomat,  bawang merah.

“Jadi Luwuk dan kota Palu mengalami deflasi, sedangkan Morowali dan Tolitoli mengalami deflasi,” kata Simon.

Secara gabungan untuk 4 kabupaten/kota di Sulteng, komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan inflasi m-to-m pada April 2024, di antaranya tomat, bawang merah, emas perhiasan, Sigaret Kretek Mesin (SKM), dan angkutan udara.

Sedangkan komoditas yang memberikan andil atau sumbangan deflasi m-to-m, di antaranya beras, ikan selar, ikan cakalang, bahan bakar rumah tangga, dan ikan ekor kuning.

Sementara secara y-on-y, 4 kabupaten/kota di Sulteng pada April 2024 terjadi inflasi sebesar 3,40 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 103,47 pada April 2023 menjadi 106,99 pada April 2024.

Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Toli-Toli sebesar 7,21 persen dengan IHK sebesar 112,81 dan terendah terjadi di Luwuk sebesar 2,23 persen dengan IHK sebesar 106,43.

Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sejumlah indeks kelompok pengeluaran. Kelompok makanan, minuman dan tembakau mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan, yaitu sebesar 9,09 persen. (bid/paluekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam