Kamis, 21 Mei 2026
Daerah  

Penguatan Aksi Konservasi Sumber Daya Laut, Kepala DKP Sulteng: Mari Jaga Laut

Penyerahan dokumen peta jalan (Roadmap) pengelolaan Gurita di Area XI UPT. PP-KKP3K Seksi II Banggai Kepulauan dan Banggai Laut. Dokumen di serahkan oleh Jahrun selaku perwakilan kelompok nelayan Teluk Bunggin Banggai Kepulauan kepada Kepala DKP H. Moh. Arif Latjuba, SE, M.Si, Kamis (18/7/2024). Foto: {{ID DKP Sulteng

Palu, PaluEkspres.com – Program penguatan aksi konservasi sumberdaya laut melalui perbaikan tata kelola perikanan skala kecil di Kabupaten Banggai Kepulauan Sulawesi Tengah (Sulteng), terus digalakkan.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Lembaga Non Pemerintah ini melibatkan peserta dari pemerintah daerah lingkup DKP Sulteng, Dinas Perikanan Kabupaten Tojo Unauna, Dinas Perikanan Kabupaten Banggai Laut, Balai Taman Nasional Kepulauan Togean, NGO serta kelompok nelayan yang mendukung pengelolaan gurita di Pulau Bakalan dan Pulau Bauno.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulteng Arif Latjuba saat membuka kegiatan mengusung tema Best Practices Program Kemitraan Wallacea 2 Koridor Togean-Banggai, Kamis (18/7/2024), di aula Kantor DKP Sulteng, mengatakan,

pengelolaan sumberdaya kelautan merupakan tameng dalam menjaga lingkungan dari perubahan iklim saat ini yang sangat drastis perubahannya.

Dalam beberapa bulan ini kata Arif Latjuba, terjadi cuaca yang tidak stabil sehingga pemanfaatan sumberdaya kelautan kurang maksimal. Selain itu, pemanfaatan ekosistem pesisir dan laut menjadi trending topik, salah satunya adalah blue carbon dalam program pemerintah Indonesia saat ini.

Menyikapi kondisi tersebut, Arif Latjuba menegaskan, menjaga kelestarian lingkungan laut, pesisir dan pulau-pulau kecil adalah solusinya.

Bila dikelola dan dimanfaatkan secara bijaksana, laut akan menyediakan kedaulatan pangan, energi, dan penyediaan lapangan  kerja serta yang terpenting adalah kualitas lingkungan tetap terjaga khususnya ekosistem wilayah pesisir dan laut.

Oleh karena itu, dalam mendukung hal tersebut Pemerintah Sulawesi Tengah telah mempunyai Perda No. 10 Tahun 2017 tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil.

Perda ini merupakan instrumen penting dalam pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil yang di dalamnya sudah dialokasikan kawasan konservasi sesuai kewenangan provinsi sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Kepala DKP Sulteng memberi apresiasi kepada sejumlah Lembaga Non Pemerintah atas dukungan serta kerjasamanya, sehingga pengelolaan kawasan konservasi laut ini dapat diperoleh hasil yang optimal selama melaksanakan kinerja perlindungan, pelestarian, pemanfaatan dengan baik.

“Saya mewakili Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Yayasan Kompas Peduli Hutan (Komiu), Karsa Institut, Relawan Orang Dan Alam (Roa), Critical Ecosystem Fund, Dan Burung Indonesia atas dukungan serta kerja samanya selama ini,” ujarnya. (bid/paluekspres)

Analisis Statistik Lanjutan Mekanisme Eliminasi Simbol Mahjong Ways 2 Dalam Ekosistem Reel Berbasis RNG
Pembacaan Data Temporal dan Pola Sistem Interaktif Kini Dianggap Lebih Presisi dalam Memetakan Aktivitas Digital
Studi Perilaku Digital Terkini Mengungkap Pergeseran Strategi Pengguna dalam Ekosistem Interaktif Modern
Kajian Teoretis Evolusi Grid Mahjong Ways 2 Dalam Pembentukan Kombinasi Melalui Mekanisme Cascading Adaptif
Pendekatan Analitik Terhadap Dinamika Komposisi Reel Mahjong Ways 3 Pada Sistem Distribusi Simbol Adaptif
Tingkat Interaksi Konten Online Terus Meningkat Seiring Kehadiran Starlight Princess
Berbagai Komunitas Digital Mulai Aktif Membahas Tren Mahjong Ways di Era Modern
Aktivitas Online di Larut Malam Semakin Dikaitkan Dengan Meningkatnya Konten Bertema Mahjong
Fenomena Scroll Online yang Kerap Menampilkan Konten Mahjong Ways ke Permukaan
Perubahan Algoritma Platform Digital Membuat Konten Mahjong Ways Semakin Sering Muncul
Pengaruh Strategis Industri Perangkat Lunak Hiburan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Makro Dan Penyerapan Tenaga Kerja di Sektor Digital
Investasi Berkelanjutan Pada Infrastruktur Jaringan Menjadi Kunci Utama Dalam Menjaga Stabilitas Layanan Dan Kepercayaan Konsumen
Dinamika Algoritma Real Time Diklaim Meningkatkan Kompleksitas Pengalaman Bermain Dibanding Sistem Generasi Sebelumnya
Audit Rutin Perangkat Lunak Interaktif Modern Kini Dianggap Krusial Untuk Menjaga Transparansi Dan Kejelasan Sistem Secara Menyeluruh
Sistem Prediktif Berbasis Digital Membantu Pemain Memahami Peluang Lewat Data Real Time yang Terus Berkembang
Evolusi Infrastruktur Interaktif Berbasis Data Statistik Membuka Pengalaman Baru Bagi Para Pengguna Digital Modern
Transformasi Fitur Interaktif Pragmatic Play Dalam Membentuk Pengalaman Game Digital yang Lebih Modern
Ekosistem Platform Digital Mulai Bergeser Setelah Habanero Tampil Lebih Konsisten Dan Stabil
Kajian Mendalam Algoritma Statistik Membantu Mengungkap Struktur yang Lebih Dinamis Pada Ekosistem Digital Modern
Analisis Sistem Adaptif Mahjong Ways Dalam Menyikapi Evolusi Permainan Mesin Kasino di Era Digital