Sabtu, 4 April 2026
Berita  

Erdogan dan Prabowo Kompak Tolak Relokasi Gaza

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto menegaskan penolakan mereka terhadap rencana relokasi warga Gaza. (Foto: BPMI)

Bogor, PaluEkspres.com – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto menegaskan penolakan mereka terhadap rencana relokasi warga Gaza yang diusulkan oleh mantan Presiden AS Donald Trump. Sikap tegas ini tertuang dalam pernyataan bersama RI-Turki usai pertemuan di Istana Bogor, Rabu (12/2).

“Kedua Presiden juga menolak gagasan untuk merelokasi penduduk Gaza dari tanah air mereka,” demikian bunyi pernyataan yang dirilis Kementerian Luar Negeri RI.

Tak hanya itu, Erdogan dan Prabowo kembali menegaskan dukungan penuh mereka terhadap kedaulatan dan kemerdekaan Palestina. Mereka juga sepakat bahwa gencatan senjata di Gaza adalah langkah krusial menuju solusi dua negara—satu-satunya jalan untuk menciptakan perdamaian yang adil dan berkelanjutan.

Pernyataan keras ini muncul setelah Trump mengusulkan agar warga Gaza diusir dari tanah kelahiran mereka dengan dalih pembangunan kembali pasca agresi Israel. Bahkan, Trump sempat menyatakan keinginannya untuk membeli dan mengontrol Gaza, yang jelas mengabaikan hak rakyat Palestina atas tanah mereka.

Dalam kesempatan yang sama, Erdogan dan Prabowo mendesak pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza tanpa hambatan, serta mengecam operasi militer Israel di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur.

“Masyarakat internasional harus bertindak untuk menghentikan ketidakadilan ini dan mencegah upaya terang-terangan Israel menjadikan pendudukan Palestina permanen,” tegas pernyataan tersebut.

Sejak agresi Israel pada 2023, lebih dari 48.000 warga Palestina tewas, jutaan rumah hancur, dan ribuan fasilitas sipil runtuh. Situasi ini menuntut respons global yang lebih tegas demi keadilan dan kemanusiaan. ***