Sabtu, 4 April 2026
Berita  

Prabowo Beri Arahan Efisiensi Anggaran ke Elite KIM di Padepokan Garuda Yaksa

Prabowo Subianto Efisiensi Anggaran
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih, anggota DPR RI, serta elite Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jumat (14/2/2025) (Foto: Dok. Gerindra)

Bogor, PaluEkspres.com – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih, anggota DPR RI, serta elite Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jumat (14/2/2025). Dalam pertemuan tersebut, Prabowo memberikan arahan terkait efisiensi anggaran pemerintah.

Menko Pangan Zulkifli Hasan, politikus PAN Hatta Rajasa, Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily, serta Sekjen Golkar Sarmuji tampak hadir. Ketua DPP NasDem Willy Aditya menyebut, Prabowo ingin agar seluruh jajaran KIM memiliki pandangan yang sama terkait kebijakan penghematan anggaran.

“Kami dengar Pak Prabowo akan memberikan arahan terkait restrukturisasi dan efisiensi agar koalisi memiliki backup politik yang selaras,” kata Willy di lokasi.

Selain itu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan turut mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Prabowo sebagai Ketua Umum Partai Gerindra periode 2025-2030. Ia juga menyinggung peluang PAN dalam Pilpres 2029 setelah Prabowo disebut siap maju kembali.

“Pada saatnya nanti PAN pasti akan diajak bicara,” ujar Zulhas.

Tak lama berselang, rombongan dari NasDem dan PKB juga tiba. Sementara itu, politisi Demokrat Dede Yusuf mengonfirmasi kehadiran Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dalam agenda silaturahmi tersebut.

Efisiensi anggaran menjadi fokus utama pemerintahan Prabowo. Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang diterbitkan pada 22 Januari menargetkan penghematan APBN sebesar Rp306,69 triliun. Dua hari kemudian, Menteri Keuangan Sri Mulyani menerbitkan surat yang merinci pemangkasan 16 pos belanja kementerian dan lembaga senilai Rp256,1 triliun.

Prabowo menegaskan, kebijakan ini harus dipahami dan dijalankan oleh seluruh elemen KIM agar efisiensi anggaran berjalan efektif di tingkat eksekutif maupun legislatif. ***