Bersama pengacaranya Donjuan menyatakan mengajukan talak cerai karena tidak mau beban kepada rekanrekannya.
Terlebih, ketiga anaknya tidak ada yang memilih jalur akademisi seperti dirinya.
Donjuan mengakui segala upaya sudah ia lakukan untuk menduku pendidikan anakanaknya sejak kecil.
Ia mengikutkan ketiga anaknya asuransi pendidikan dan berkalikali mendorong mereka untuk menyelesaikan pendidikan, minimal mendapatkan gelar sarjana.
Akan tetapi, dari semua usahanya selalu gagal. Ketiga anaknya tidak ada yang sekolah.
Mereka lebih memilih bekerja dan membuka usaha sendiri. Seperti putra pertama yang membuka restoran di Bali.
Sedangkan anak keduanya yang lulus SMK memilih bekerja sebagai teknisi di perkapalan.






