“Makassar tidak hanya menghadirkan talenta-talenta berbakat, tetapi juga menjadi lokasi yang mampu menopang produksi film nasional,” tambah Sunarti Sain.
Film Cyberbullying dikemas dengan gaya yang ringan, menyentuh, dan penuh nilai edukasi. Melalui kisah anak-anak yang bersahabat dan saling mendukung, film ini ingin menegaskan pentingnya empati, literasi digital, serta keberanian melawan perundungan, baik di dunia nyata maupun di ruang maya.
Dengan menggabungkan unsur hiburan dan pesan moral, Cyberbullying diharapkan bisa menjadi tontonan sekaligus tuntunan. Hadirnya film ini juga menambah optimisme bahwa karya anak bangsa dapat memberi kontribusi nyata bagi dunia pendidikan karakter, sekaligus memperkaya industri perfilman Indonesia.
Cyberbullying berkisah tentang kehancuran dan penyembuhan, keberanian untuk bangkit, dan perjuangan seorang remaja menemukan kembali suaranya di tengah dunia yang kejam. Sebuah pengingat bahwa kekuatan sejati lahir dari luka, dan harapan bisa tumbuh meski dari reruntuhan.
Sangat baik bila kita orang dewasa, baik sebagai ayah dan ibu, sebagai pendidik untuk menyaksikan film ini untuk menambah pemahaman tentang dunia anak-anak kita saat ini. *

Nama Pemain : Roy Marten, Amanda Revina Putri, Mohammad Rannan Tristan Azizulzillan, Cahya Arynagara, Arlita Reggiana, Andi Putri Najwah, Adi Surya, Mellonk, Checa, Makka, Habibie, Rajwa, Abd. Rojak.
Sutradara : Rusmin Nuryadin
Executive Produser : David Tjioe, Liani Kawati
Produser : Liani Kawati, Suherman Suhari
Associated Producer : Bagus Hariyanto
Ko-Produser : Sunarti Sain, Novita Sutopo






