Sabtu, 8 Agustus 2026
Opini  

Jangan Mau Jadi Pelanduk

Demonstrasi besar acapkali muncul, namun sering tidak terkendali, sementara terlihat aparat kita tidak terbiasa dilatih menghadapi demonstrasi model itu, kecuali dengan satu pedekatan, yaitu represif.

Hal ini diperparah oleh aturan main antar lembaga yang tidak jelas, ini biasanya terjadi saat rezim pemerintahan yang masih seumur jagung, namun person dalamnya masih bercokol orang endorse dari rezim lama, hal inipun terus diperparah dengan instrumen hukum yang belum sepenuhnya independen dan hilang kepercayaan masyarakat, karena bombardir berita buruk dari media yang lebih suka berita mengelorakan emosi, seperti marah, jengkel, benci ketimbang berita yang berisi analisa yang mencerdaskan masyarakat, akibatnya hilanglah optimisme dan Kepercayaan kepada rezim yang ada,

Dan hal ini merupakan pemantik ideal laksana ranting kering yang sangat mudah terbakar (imflamabble) oleh sedikit saja provokasi yang memanfaatkan isu SARA, idiologi dan ekonomi.

Dan dalam sejarah transisi demokratis, korban jiwa, sering menjadi simbol perjuangan sebab keberadan korban merupakan jalan tol legitimasi perubahan politik.

Jadi korban itu terkadang dibutuhkan, untuk sebuah legitimasi perubahan, antara kelompok lama yang ingin mempertahankan hegemoni status quo, dengan gerbong kekuatan baru yang ingin melakukan perubahan yang berbeda dengan yang lama

Ketika negara tidak punya mekanisme transisi rekonsiliasi politik pemerintahan lama dan baru, maka kekerasan sering menjadi pilihan dan jangan pikir mereka itu akan peduli dengan korban baik jiwa maupuun harta…tidak… mereka hanya peduli dengan agendanya sendiri..

Karenanya, jangan mau jadi pelanduk yang mati, diantara gajah yang bertempur…wallahu alam.

Ibnu Mundzir | Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital