Sabtu, 8 Agustus 2026
News  

Balai Bahasa Sulteng Terbitkan 37 Judul Buku Cerita Anak Dwibahasa, Wujud Komitmen Pelestarian Bahasa Daerah

diseminasi Produk Penerjemahan Buku Cerita Anak Dwibahasa tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung di aula Hotel Santika, Jumat (24/10/2025). Foto: Fitra

Palu, PaluEkspres.com – Badan Pengembangan dan Pembinaan Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah, mengadakan kegiatan diseminasi Produk Penerjemahan Buku Cerita Anak Dwibahasa tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung di aula Hotel Santika, Jumat (24/10/2025), menjadi upaya bersama untuk melestarikan bahasa daerah di Sulawesi Tengah. Melalui buku cerita rakyat serta ilustrasi yang menarik, diharapkan agar para pelajar dapat tertarik untuk membaca buku daerah.

Menghadirkan puluhan peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah dan para penulis yang berhasil menerbitkan hasil karya ciptaan buku daerah yang dibuat dari beragam bahasa, mulai dari bahasa Pamona, Tolitoli, Buol, Kaili dialek Ledo, Kaili dialek Rai.

Kasubag Umum Balai Bahasa Prov Sulteng Kemendikdasmen, Abdul Rahim Husin mengatakan rangkaian acara ini terdiri dari sayembara penulis dan peluncuran buku hasil terjemahan cerita anak tahun 2024. Dari 37 judul buku cerita anak, seluruh penulisnya merupakan putra putri dari Provinsi Sulawesi Tengah.

“Kami selalu membuka ruang khusus untuk putra putri Sulawesi Tengah, sama halnya dengan ilustrator, balai bahasa selalu membuka ruang untuk menghasilkan karya,” kata Abdul Rahim pada Diseminasi  Produk Penerjemahan Buku Cerita Anak Dwibahasa tahun 2025.

Menurut Abdul Rahim, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Dari 59 pendaftar yang mengikuti seleksi, 37 penulis dinyatakan lolos dan menghasilkan karya dalam bentuk buku cerita anak dwibahasa.

“Kalau dari minat penulis jelas ada peningkatan, apalagi berkaitan dengan mutu,” tuturnya.

Walaupun saat ini masih minim ilustrator yang ada di Sulawesi Tengah, namun Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah sangat berbangga karena terdapat kontribusi ilustrator, yaitu dari 37 judul terdapat 10 judul kontribusi ilustrator dari Sulawesi Tengah.

“Ini adalah fase pertama dari para ilustrator dari Sulawesi Tengah, namun dengan waktu yang sedemikian pendek mereka mampu untuk menghasilkan ilustrasi untuk buku bacaan yang baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa berdasarkan amanat Undang-undang Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan yang dijabarkan melalui Peraturan Pemerintah  Nomor 57 Tahun 2014 tentang Pengembangan, Pembinaan dan Perlindungan Bahasa dan Sastra menjadi payung hukum Balai Bahasa bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk melakukan perlindungan bahasa, di antaranya dengan penguatan literasi melalui koordinasi dengan pemerintah daerah.

Ia menambahkan, sasaran buku ini adalah jenjang kelas C atau anak SD untuk anak-anak kelas 4 hingga 6 SD. Buku-buku ini dikemas dengan gambar dan gaya bahasa yang menarik dan mudah dipahami anak-anak. Hasilnya, sangat luar biasa karena penulis mampu membuat karya yang menarik untuk dibaca oleh anak-anak.

Sebelumnya, Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah sudah menghasilkan 115 produk buku cerita anak dari berbagai bahasa daerah yang ada di Sulawesi Tengah. Dan, hari ini kembali menghadirkan 37 karya penulis dari berbagai daerah sehingga totalnya menjadi 152 judul buku.

Salah satu hasil karya yang berhasil diterbitkan kali ini adalah “Pompevaya Dako Khakha Mpalanya (Bisikan Hutan Bakau) yang ditulis oleh Irfan dalam bahasa daerah Kaili.  Buku ini mengisahkan tentang Pimpi dan Rika yang diam-diam menjelajah hutan mangrove yang dianggap angker. Rasa penasaran mereka membawa petualangan seru penuh keberanian dan penemuan baru.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital