Jumat, 25 September 2026

Meninggal di Pesawat 5 Tahun Lalu, Kisah Helmud Hontong Kembali Jadi Sorotan

Kisah wafatnya Helmud Hontong, mantan Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, kembali viral di media sosial.
Kisah wafatnya Helmud Hontong, mantan Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, kembali viral di media sosial.

Jakarta, PaluEkspres.com – Kisah wafatnya Helmud Hontong, mantan Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, kembali viral di media sosial. Helmud diketahui meninggal dunia di dalam pesawat pada 2021. Namanya kembali diperbincangkan karena semasa hidup dikenal tegas menolak izin tambang emas di Sangihe.

Isu tersebut mencuat seiring maraknya bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Indonesia yang kerap dikaitkan dengan kerusakan lingkungan. Sosok Helmud Hontong pun kembali disorot sebagai pejabat daerah yang konsisten menentang aktivitas pertambangan.

Helmud Hontong wafat saat berada di pesawat Lion Air JT-740 rute Denpasar–Manado dengan transit Makassar, Rabu (9/6/2021). Saat itu, sekitar pukul 15.40 WITA, awak kabin menerima laporan bahwa Helmud membutuhkan bantuan medis.

Kru pesawat langsung memberikan pertolongan pertama dan meminta bantuan penumpang yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan. Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, menyebut dalam penerbangan tersebut terdapat penumpang dengan identitas resmi sebagai tenaga medis.

“Di penerbangan JT-740 tersebut terdapat tenaga medis (kesehatan), yang dibuktikan dengan tanda identitas resmi,” kata Danang, dikutip dari TribunManado.co.id.

Sesuai prosedur darurat, awak kabin memberikan oksigen menggunakan tabung portabel, melonggarkan pakaian penumpang, membersihkan wajah, menyandarkan kursi, serta memasangkan masker oksigen.

Pilot kemudian memutuskan mengalihkan penerbangan ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Pesawat mendarat pukul 16.17 WITA. Namun, nyawa Helmud tidak tertolong.

Tim medis menyatakan Helmud telah meninggal dunia sebelum mendapat penanganan medis lanjutan. Hal itu diperkuat dengan surat keterangan kematian yang dikeluarkan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Makassar, Kementerian Kesehatan.

Dalam surat tersebut disebutkan Helmud Hontong dinyatakan meninggal dunia di atas pesawat Lion Air JT-740 pada pukul 16.22 WITA. Sebelumnya, ia mengalami henti napas dan henti jantung. Upaya resusitasi jantung paru (RJP) dan pemberian oksigen telah dilakukan sejak pukul 15.24 WITA.

Pendamping korban menyebut Helmud sempat batuk dan mengeluarkan darah dari hidung serta mulut sebelum kehilangan kesadaran.

Sebelum wafat, Helmud diketahui sempat menyusun surat penolakan izin tambang emas di Kepulauan Sangihe. Hal tersebut dibenarkan oleh Jabes Gaghana, yang saat itu menjabat sebagai Bupati Sangihe.

“Iya, Pak Wakil Bupati memang sempat membuat surat penolakan tambang,” ujar Jabes, Kamis (10/6/2021), dikutip dari Kompas.com.

Wafatnya Helmud juga mendapat perhatian dari Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) yang menilai terdapat sejumlah kejanggalan. Jatam mendesak aparat kepolisian melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian Helmud murni karena faktor medis.

Selain itu, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) turut mendorong pengusutan guna mencegah berkembangnya spekulasi di ruang publik. Helmud Hontong dinilai sebagai figur yang konsisten dan tegas menolak tambang emas di Kepulauan Sangihe. ***

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam