“Persiapan kesehatan itu penting. Karena jika tidak istitaah, maka dia tidak bisa berangkat,” jelasnya.
Juga, Ma’sum menambahkan, sebagai rangkaian persiapan haji, para jamaah juga diimbau untuk ikut dalam bimbingan (manasik) haji. Hal ini dilakukan, agar bila saatnya tiba, para jamaah tidak lagi kebingungan, dalam tata cara pelaksanaan ibadah haji.
“Akan terlihat bedanya, orang-orang yang sering ikut manasik dengan yang jarang ikut,” pungkas Ma’sum.
Terpisah, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kantor Kemenag Kota Palu, Mun’im A. Godal, menyampaikan, saat ini proses pelunasan biaya haji, telah dapat dilakukan di Pelayanan Haji Satu Atap Kemenag Kota Palu, mulai Selasa 11 April 2017.
Sebelumnya, pada hari pertama (10 April 2017), kata Mun’im, proses pelunasan biaya haji masih belum dapat terlayani di Pelayanan Haji Satu Atap, karena kendala teknis.
“Kemarin (10 April 2017-red), masih ada sedikit penyesuaian dengan jaringan. Tapi mulai hari ini (kemarin-red), kita sudah bisa layani di Pelayanan Satu Atap, dengan empat Bank Syariah yang tersedia,” ujar Mun’im, di ruangannya, Selasa 11 April 2017.
(abr/Palu Ekspres)






