Minggu, 5 April 2026

Subhanallah, Netizen Asal Lampung Siap Donorkan Mata untuk Novel Baswedan

’’Subhanallah mas. Barakallahu laka ya akhi,” susul akun Enzo Mirza Pahlevi di baris komentar berikutnya.

Sementara, saat dikonfirmasi, Asmuni membenarkan telah menulis status tersebut.

Menurutnya, dirinya sepenuhnya ikhlas dengan niatan tersebut tanpa sama sekali hendak mencari sensasi. ’’Lillahi ta’ala,” ucapnya kepada Radar Lampung (Jawa Pos Group), kemarin.

Menurutnya, sejak mendengar kabar tersebut dirinya terus menerus memantau Novel Baswedan melalui pemberitaan sejumlah media.

’’Walau tidak ada yang menginginkan kemungkinan terburuk itu (kebutaan), tapi demi agar segala kasus yang ditangani Novel Baswedan bisa tetap berjalan, saya benar-benar siap mendonorkan sebelah mata saya,” bilangnya lagi.

Terpisah, dr. Airin selaku dokter akhli mata Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek (RSUDAM) megaku cukup kaget dengan niatan Asmuni.

Pasalnya, selama ini belum ada dalam sejarah donor mata dilakukan oleh orang yang masih hidup.

’’Sepengetahuan saya, di Indonesia bahkan manca negara donor mata selalu dilakukan oleh pasien yang telah meninggal dunia yang berpesan agar matanya bisa didonorkan,” ujar Airin.

Dia melanjutkan, dalam istilah kedokteran donor mata disebut dengan keratoplasty.

Untuk menjalaninya pun tidak semudah yang dipikirkan. ’’Tidaklah mudah untuk menerima implan kornea mata. Selain harus memperhatikan secara detail ukur kornea, kita juga menunggu yang hendak didonorkan dalam keadaan sembuh dari dampak tersiram air keras,” terangnya.

Lalu, apakah keputusan Asmuni dapat membahayakan dirinya. Menjawab pertanyan itu Airin mengaku tidak dapat memastikannya.

’’Saya belum bisa menerka karena memang belum pernah dilakukan. Yang selama ini lazim dilakukan oleh orang yang masih hidup adalah donor ginjal,” pungkasnya.

(sur)