Gejala serupa kembali nampak saat ini, padahal waktu pencoblosan masih beberapa hari lagi. Program visi-misi pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno sudah dijalankan dengan kondisi seolah mereka sebagai pemenang dalam pemilihan gubernur Jakarta.
“Sepertinya ini bagian dari strategi menguatkan dukungan dan meningkatkan kepercayaan diri di akhir masa kampanye,” ujar Ray.
Kejadian seperti ini, menurut Ray, erat hubungannya dengan psikologi internal tim Anies-Sandi. Ada upaya untuk membangkitkan semangat yang mulai kendur, karena sejumlah hasil survei akhir-akhir ini menggambarkan kecenderungan tren naik di lawan.
Ray memperkirakan, drama-drama tersebut masih sangat mungkin berlanjut, terutama nanti ketika menyikapi hasil quick count. “Tapi sebaiknya memang tak perlu ada drama seperti itu, tunggu saja hasil resminya. Kalah dengan lapang dada itu jauh lebih bijaksana dan dewasa,” kata dia.
(sam/fajar/PE)






