Solusi akomodatif-implementatif hanya akan lahir dari pimpinan yang berkarakter solusi dan didukung oleh pengikut yang dominan berkarakter sama. Yang menjadi persoalan kemudian adalah bila pengikutnya dominan berkarakter masalah.
Kondisi seperti ini banyak terjadi di lembaga atau organisasi yang baru tumbuh atau organisasi yang kurang berkembang. Yang sangat parah lagi adalah kalau pimpinan berkarakter masalah.
Pimpinan berkarakter solusi dengan pengikutnya dominan berkarakter masalah harus bekerja keras untuk mengembangkan organisasinya agar bisa melahirkan solusi atau regulasi yang akomodatif dan implementatif.
Diperlukan waktu relatif lama bergantung strategi dan kemampuan dari pimpinannya. Ada yang satu tahun dan bahkan ada yang satu periode ( lima ) tahun bergantung kepada reputasi pimpinannya. Jadi pimpinan yang punya reputasi adalah pimpinan yang salah satu attitudenya berkarakter solusi.
Kadangkala pimpinan mendapat resistensi bahkan sampai kepada fitnah yang diarahkan kepada upaya “pembunuhan karakter”. Kejadian seperti ini biasanya dilakukan oleh pengikutnya yang ingin bertahan di zona nyaman atau dilakukan oleh lawan politik yang bertujuan menggeser posisinya.
Pimpinan yang ideal tidak boleh surut dengan tekanan itu, malah harus lebih termotivasi untuk membalikkan persoalan bahwa apa yang menjadi tujuannya sesungguhnya untuk menjadi lebih baik.
Hasanuddin Atjo, Kadis KP Sulteng
Dikirim dari iPhone saya






