Sabtu, 8 Agustus 2026

Pengembang Rumah Subsidi Sulit Cari Lahan

Ilustrasi

PALU EKSPRES, SURABAYA – Pengembang rumah bersubsidi di Jawa Timur terkendala lahan yang sesuai dengan harga patokan rumah subsidi.

Akibatnya, pengembang kesulitan merealisasikan target pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Ketua DPW Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (Asprumnas) Jatim Tri Sugiyanto menyatakan, tidak sedikit lahan yang diincar untuk pembangunan rumah subsidi masuk zona hijau.

Artinya, zona tersebut sudah diatur dalam rencana umum tata ruang kota (RUTRK) untuk kawasan penghijauan dan tidak bisa digunakan untuk pembangunan rumah.

’’Karena itu, kami mengusulkan pada pemerintah daerah untuk mengalokasikan lahan khusus untuk pembangunan rumah subsidi. Yakni, dengan mengubah ketentuan zona dalam RUTRK, sekitar 5–10 hektare untuk membangun rumah FLPP (fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan),’’ katanya, Minggu (28/5).

Dia meyakini hal itu bisa memudahkan pengembang rumah subsidi dalam merealisasikan target pembangunan.

Tahun ini Asprumnas Jatim mendapat target membangun sebanyak 25 ribu rumah subsidi.

Menurut dia, tanpa peran dari pemerintah daerah, pengembang akan sulit mendapatkan lahan yang harganya sesuai dengan anggaran.

’’Ketika harga jual sudah dipatok, tapi harga tanah sendiri terus bergerak naik,’’ ucapnya.

Berbeda dengan pengembang rumah komersial, harga jual bisa mengikuti perkembangan harga lahan di suatu daerah.

Kalau dipaksa mencari lahan sendiri dan harus bersaing dengan pengembang rumah komersial, secara keekonomian, itu tidak memungkinkan.

Apalagi, sekarang banyak daerah yang memasuki pilkada. Komitmen membangun rumah subsidi harus digenjot.

’’Biasanya, setelah pilkada, ada rapat paripurna membahas RTRW (rencana tata ruang wilayah) tiap lima tahun sekali. Kalau pemda berkomitmen, tentu target tersebut bisa tercapai,’’ jelasnya.

(res/c20/sof)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital