Sabtu, 8 Agustus 2026

Mahasiswa Harus Jadi Sosok Pemenang Inovatif

PALU EKSPRES, PALU – Mahasiswa sebagai generasi muda penerus bangsa, ditantang untuk menjadi pemenang dalam segala jenis persaingan. Olehnya, para mahasiswa harus membangun reputasi, dengan memiliki karya atau produktifitas, yang mendorongnya menjadi SDM unggul, dan menjadi sosok yang inovatif.

Tantangan ini disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng, Dr. Hasanuddin Atjo, saat memberikan materi pada Dialog Publik, yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Perikanan Indonesia (Himapikani) Universitas Tadulako (Untad), di theater room Untad.

“Kalian harus menjadi sosok pemenang, bukan malah jadi pengangguran. Salah satu indikator menjadi pemenang, harus memiliki ‘wow’ factor. Faktor ‘wow’ ini, baik alumni Untad ataupun kampus lain, memiliki karya atau produktivitas yang spektakuler, sehingga orang lain kagum, yang kemudian secara refleks orang tersebut mengatakan ‘wow’, terhadap karya kita,” jelas Hasanuddin.

Hasanuddin juga menjelaskan, ada dua syarat menjadi manusia berkompeten, yakni memiliki kompetensi dan produktivitas. Khusus untuk kompetensi, terbagi menjadi tiga bagian yaitu kemampuan teknik (technical skill), kemampuan mengatur (managerial skill) dan sikap (attitude).

Terkait dengan produktivitas, lanjutnya, yang dilihat adalah hasil kerja seseorang, yang kadang dapat melampaui dari target yang diberikan. Lalu sikap kerja, yang dilihat adalah kedisiplinan, komitmen, loyalitas, konsistensi dan tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.

Selain itu, di hadapan para mahasiswa Fakultas Peternakan dan Perikanan (Fapetkan) Untad, Hasanuddin menyampaikan, salah satu tantangan bagi para mahasiswa khususnya yang mengambil prodi perikanan, bahwa Indonesia dengan garis pantai dan kondisi tropisnya, memiliki potensi luar biasa pada sektor kelautan dan perikanan.

“Potensi yang dimiliki laut Indonesia, memiliki banyak komoditi yang bernilai ekonomis tinggi, serta sangat ideal, untuk menjadi tempat melakukan kegiatan budidaya. Ini menjadi tantangan buat kalian, bagaimana mengelola dan mengoptimalkannya,” ujar Hasanuddin lagi.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital