Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

KPK Dorong Penghapusan Honor ASN, tapi…

PALU EKSPRES, PALU – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI kembali menggelar rapat koordinasi (Rakor) pemetaan lenjutan rencana aksi pencegahan korupsi terintegrasi tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. Rakor diikuti empat daerah yakni Kota Palu, Kabupaten Donggala, Sigi dan Morowali, Senin (31/7) di ruang rapat Bantaya lantai 3 Kantor Walikota Palu.

Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Koordinasi, Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) KPK RI, Adlinsyah M Nasution, pihaknya siap mengawal proses penyusunan perencanaan anggaran pemerintah daerah yang bekerjasama dalam rencana aksi tersebut.

Menurutnya, semua hasil Korsup yang digelar sebelumnya akan di monitoring dan evaluasi (Monev) sekaligus menggali informasi baru terkait kendala yang dihadapi Pemda dalam mengoptimalkan pelayanan publik.

Coki sapaan Adliansyah menyebut, informasi yang berhasil dihimpun nantinya akan dibuat dalam rencana aksi pencegahan terintegrasi. KPK ujar Coky siap bekerjasama mengawal segala proses perencanaan Pemda yang berkiatan dengan penganggran dan perbaikan kualitas pelayanan.
“Dari pemetaan masalah nantinya kami akan buat rencana aksi bersama hingga pelayanan publik betul-betul berjalan optimal,”kata Coky. Perbaikan kualitas pelayanan ujarnya memang menjadi bagian tugas KPK RI dalam upaya pencegahan korupsi. Utamanya menjaga kemitraan, sistem dan sumber daya manusia (SDM).

“Jadi kita secara teknis ingin mendorong perbaikan pelayanan. Dari situ akan terjaga integritas yang dapat mencegah potensi terjadinya perbuatan korupsi,”jelasnya.
Karena itu KPK lanjutnya juga akan berusaha mendorong Pemda untuk menghapus pemberian honor kegiatan bagi ASN sekaligus mendorong tambahan tunjangan pegawai (TPP) bagi ASN.

Tujuannya agar TPP nantinya menjadi penghasilan resmi ASN. “Kami arahkan juga untuk menghapus semua pungutan-pungutan pelayanan publik. Lalu menambah tunjangan pegawai. Ga apa-apa dilebihkan, tapi ini lebih resmi dan legal,”jelasnya.

Kendati begitu, Coki akan mengingatkan seluruh Pemda melalui dinas terkait pelayanan publik agar serius membenahi segala kendala dalam proses pelayanan.

Sebab jika berulang kali diingatkan lantas masih saja terjadi kelalaian-kelalaian yang meyebabkan terjadinya pelanggaran hukum, maka KPK akan mengambil langkah penindakan.

“Tapi intinya yang kita lakukan saat ini bagaimana perbaikan kedepan,”pungkasnya. Rakor rencananya akan kembali digelar hari ini Selasa 1 Agustus 2017 bersama Pemda Donggala.

Sebeumnya, KPK-RI juga menggelar rapat koordinasi (Rakor) lanjutan pencegahan korupsi terintegrasi bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sulteng, Senin (31/7).
Gubernur Sulteng dalam Rakor itu diwakili Kepala Inpektorat Daerah, Muliono. Rakor digelar untuk melakukan rapat evaluasi kemajuan pencapaian program rencana aksi yang telah disepakati untuk dilaksanakan dalam pencegahan korupsi.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital